Tugas Akhir
Perancangan perangkat lunak aplikasi sistem persinyalan elektrik di PT. Kereta Api Indonesia (Daop VIII Surabaya) / Fahmi Hilmansyah
Abstrak
Hilmansyah Fahmi. 2012. Perancangan Perangkat Lunak Aplikasi Sistem Persinyalan Elektrik di PT. Kereta Api Indonesia (DAOP VIII Surabaya). Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Triyanna Widiyaningtyas S.T. M.T. (II) Harits Ar Rosyid S.T. M.T. Kata kunci Persinyalan Elektrik Client-Server Visual Basic Perangkat Lunak Aplikasi Pertumbuhan transportasi di Indonesia berkembang pesat sejalan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Informasi. Salah satu alat transportasi tersebut adalah Kereta Api. Kereta api merupakan alat transportasi yang sangat dominan dan diandalkan masyarakat di Indonesia. Meningkatnya jumlah penumpang kereta api belum diiringi dengan peningkatan pelayanan dan keselamatan bagi para penumpangnya. Kecelakaan masih sering terjadi yang umumnya disebabkan karena kesalahan operator dan kerusakan pada sistem pensinyalan lalu lintas kereta api. Penerapan teknologi jaringan komputer dalam sistem persinyalan dan komunikasi di PT. Kereta Api Indonesia mempermudah penyampaian informasi antara stasiun satu dengan stasiun lainya yang dapat meminimalisir akan terjadinya faktor-faktor kesalahan yang dibuat oleh manusia maupun kerusakan pada sistem persinyalan dan mengurangi beban kerja tenaga operator sehingga diperoleh beberapa keuntungan seperti mempercepat pelayanan sinyal meningkatkan keamanan perjalanan kereta api. Pada tugas akhir ini akan dirancang sebuah perangkat lunak aplikasi sistem persinyalan elektrik yang berbasis Visual Basic 2008 .Net. Perangkat lunak dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian di stasiun (Client) dan bagian di DAOP VIII (Server) melalui visualisasi komputer sehingga mempermudah dalam penyampaian informasi dan koordinasi antar stasiun. Perangkat lunak aplikasi sistem persinyalan elektrik ini dibuat untuk mengelolah dan menjalankan sistem kerja persinyalan elektrik yang selama ini menggunakan peralatan mekanik melalui antarmuka dari komputer dengan user (PPKA). Sehingga pengoperasian menjadi lebih cepat dengan faktor keamanan yang lebih baik serta memudahkan petugas PPKA dalam pengoperasian sistem persinyalan. Perangkat lunak ini dapat menampilkan informasi atau peringatan jika terjadi kesalahan dalam pengoperasian sistem persinyalan yang tidak sesuai prosedur kerja PPKA dapat mengetahui informasi perjalanan dan posisi kereta api.