Tesis
The analysis of diasporic crises of contested identity in Monica Ali\'s Brick Lane ad its use in English language teaching / Wigati Dyah Prasasti
Abstrak
Prasasti Wigati Dyah. 2012. The Analysis on Diasporic Crises of Contested Identity in Monica Ali s Brick Lane and Its Use in English Language Teaching. Tesis Program Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Pembimbing (1) Prof. Dr. Siusana Kweldju M.Pd (2) Dr. Mirjam Anugerahwati M.A. Kata kunci diaspora identitas migrasi sastra pascakolonial hibriditas. Migrasi menjadi tema yang sering digunakan oleh para penulis kontemporer dari Inggris dalam novel-novel mereka. Migrasi penduduk persemakmuran terjadi setelah mereka memperoleh kemerdekaannya dengan harapan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Oleh karenanya migrasi para penduduk Asia Selatan ke Inggris adalah bagian dari pasca kolonialisme. Tema ini juga diangkat oleh Monica Ali dalam novelnya Brick Lane. Tokoh utama dalam novel tersebut adalah seorang perempuan Bangladesh bernama Nazneen yang bermigrasi ke Inggris mengikuti suaminya Chanu. Sebagai imigran Nazneen harus dihadapkan dengan budaya barat yang sangat berbeda dengan budaya timur. Nazneen kemudian dihadapkan dengan berbagai krisis yang terjadi akibat pertemuan dua budaya yang berbeda tersebut. Tesis ini adalah sebuah studi untuk meneliti krisis-krisis diaspora yang dihadapi oleh Nazneen sebagai seorang imigran perempuan dan bagaimana dia harus bernegosiasi dengan dirinya sendiri untuk menyelesaikan krisis dirinya dalam menklaim identitas. Tesis ini juga meneliti isu-isu yang berkaitan dengan identitas dan migrasi dalam novel Brick Lane yang dapat diambil dan dipergunakan untuk bahan ajar dalam mata kuliah Interpretive and Affective Reading. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pasca kolonial yang mencakup teori tentang identitas hibriditas dan migrasi serta teori tentang sosial psikologi karena penelitian ini mengenai proses negosiasi pada diri tokoh utama. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi dimana data primer diperoleh dari novel Brick Lane. Data yang diperoleh tersebut kemudian diseleksi berdasarkan permasalahan penelitian dan kemudian dianalisis untuk akhirnya disimpulkan. Sedangkan data pendukung diperoleh dari biografi Monica Ali buku-buku dan artikel-artikel termasuk jurnal yang berkaitan dengan penelitian ini. Dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat tiga krisis diaspora yang dihadapi oleh Nazneen sebagai tokoh utama perempuan dalam novel berkaitan dengan posisinya sebagai seorang perempuan Bangladesh yang hidup di Inggris. Ia harus mendefinisikan kembali apa yang dia anggap sebagai rumah . Karena pada awalnya dia menganggap bahwa rumah nya adalah Bangladesh tapi setelah sekian waktu berlalu dia anggap London sebagai rumah nya. Ia pun harus dihadapkan pada kenyataan akan posisinya sebagai seorang perempuan imigran dimana ia harus menghadapi krisis dalam hal bahasa budaya identitas dan pergeseran perannya sebagai seorang istri yang harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Krisis lain yang dihadapinya berkaitan dengan sisi religiusnya sebagai seorang Muslim karena dia harus dihadapkan pada pandangan orang barat tentang Islam dan bagaimana sebenarnya warga Muslim di Inggris bersikap terhadap pandangan tersebut. Ia juga harus terlibat hubungan cinta dengan Karim yang merupakan seorang anak muda anggota kelompok radikal Islam dan pengantar pakaian yang dijahitnya di rumah. Nazneen kemudian menegosiasikan krisis dalam dirinya dan mendapati bahwa identitas perannya adalah sebagai seorang istri dari Chanu Ahmed dan ibu dari kedua orang putrinya. Sedangkan berkaitan dengan identitas budayanya Nazneen mendapatkan identitas hibrida dalam dirinya. Ia tetap merupakan perempuan Bangladesh yang menjunjung tinggi budaya akarnya dan tetap berpakaian sebagaimana perempuan Bangladesh pada umumnya dan pada saat yang bersamaan ia merupakan perempuan mandiri yang berpikiran maju sebagaimana perempuan barat dan bebas untuk mengekspresikan dirinya. Sedangkan ditemukan juga beberapa bagian dari novel Brick Lane yang berkaitan dengan isu identitas dan migrasi yang dapat digunakan sebagai bahan ajar mata kuliah Interpretive and Affective Reading. Dari penelitian tersebut dapat diajukan beberapa saran yang berkaitan dengan dengan pengajaran Bahasa Inggris dan untuk penelitian yang akan datang mengingat fungsi karya sastra dalam pengajaran bahasa Inggris adalah sebagai sebuah bahan ajar dan studi. Dalam pengajaran Interpretive and Affective Reading terdapat beberapa bagian dari novel yang berkaitan dengan isu identitas dan migrasi yang dapat dipergunakan sebagai bahan ajar. Sedangkan untuk penelitian selanjutnya terdapat beberapa saran yang dapat diajukan diantaranya bahwa penelitian selanjutnya dapat dilaksanakan pada tokoh perempuan dalam novel ini yaitu Nazneen dengan menggunakan teori kritis yang lain seperti teori Feminisme Sexualitas atau Marxisme. Penelitian dengan menggunakan teori pasca kolonial juga dapat dilakukan pada tokoh lain seperti Chanu atau Shanana dan bagian lain dari novel seperti plot. Penelitian mengenai posisi Brick Lane sebagai bagian dari sastra Inggris kontemporer dalam pengajaran bahasa Inggris dan penggunaan isu-isu di dalam novel tersebut dalam mata kuliah lain yang diajarkan di jurusan Sastra Inggris seperti Cross-Cultural Understanding dan British Studies juga disarankan untuk dilakukan.