Tesis
Students\' and teachers\' perceptions about characteristics of goode English teacher of Senior High Schools in Madiun / Dewi Indah Puspita
Abstrak
Kata kunci Ciri-ciri guru bahasa Inggris yang baik pandangan siswa dan guru Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ciri-ciri guru bahasa Inggris SMA yang baik menurut pandangan siswa dan guru di Kota Madiun dengan menggunakan empat variabel yang meliputi kompetensi profesional kompetensi pedagogik kompetensi sosial dan kompetensi personal. Kompetensi profesional merupakan kompetensi yang terkait dengan bidang keilmuan disiplin ilmu dan kurikulum yang diperlukan oleh guru bahasa Inggris. Kompetensi pedagogik menunjukan bagaimana guru mempersiapkan pelajaran bagaimana guru memilih dan mengembangkan materi ajar menyiapkan latihan-latihan menyusun dan mengatur kelas memberikan masukan dan bagaimana seorang guru bahasa Inggris mengajar siswa-siswinya. Kompetensi sosial berkaitan dengan bagaimana seorang guru bahasa Inggris membangun dan menjalin hubungan yang baik dengan murid teman sejawat orang tua wali murid dan masyarakat misalnya anggota dari komite sekolah. Variabel yang terakhir adalah kompetensi personal yang menunjukkan sifat-sifat ketegasan kedewasaan kebijaksanaan sebagai sosok yang memberikan teladan bagi siswa-siswinya. Kompetensi kepribadian berkaitan erat dengan komitmen guru terhadap tanggungjawab profesional dan keluwesan dan keterbukaan untuk berubah menjadi lebih bagus. Penelitian ini menggunakan model penelitian survey yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran dari siswa dan guru bahasa Inggris tentang bagaimana siswa dan guru menggambarkan sosok guru bahasa Inggris yang baik di Kota Madiun. Data kuantitative terdiri dari kuisioner untuk siswa penilaian guru bahasa Inggris terhadap dirinya sendiri dan wawancara dari 11 guru bahasa Inggris SMA Kota Madiun dari SMAN 3 Madiun (3 orang) SMAN 6 Madiun (5 orang) SMA Cokroaminoto Madiun (2 orang) dan SMA Taman Bhakti (1orang). Sementara itu data juga diperoleh dari siswa-siswi kelas XII SMA Kota Madiun dari SMAN 3 Madiun (27 siswa) SMAN 6 Madiun (32 siswa) SMA Taman Bhakti (20 orang) dan SMA Cokroaminoto Madiun (21 orang). Data quantitatif dianalisis menngunakan frequency dan rata-rata dimana wawancara dianalisis melalui penulisan kembali tanggapan dari siswa dan guru dengan menggunakan kode dan perbandingan. Sample dari penelitian ini dipilih dengan menggunakan stratified random sampling nonproposional yang meliputi siswa dan guru di Kota Madiun dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang guru bahasa Inggris yang baik di Kota Madiun. Dari hasil temuan terhadap karakteristik guru bahasa Inggris SMA di Kota Madiun berdasarkan pandangan siswa dan guru guru bahasa Inggris menunjukan bahwa pandangan siswa dan guru berbeda dalam hal kompetensi profesional pedagogik sosial dan personal. Pada bidang profesional guru menyadari dirinya sendiri harus mengajar dengan menggunakan 10 kegiatan yang disarankan untuk menghubungkan materi pelajaran yang lain dan dengan dunia nyata (kontektual). 9 kegiatan berada pada tingkat baik .Sementara itu pendapat siswa pada bidang pedagogik menunjukan bahwa 5 kegiatan yang disarankan berada pada tingkat baik. Sementara itu bidang sosial guru menyadari 2 kegitan berada pada tingkat baik. Sementara pendapat siswa menunjukan 1 pada tingkat baik. Pada bidang kepribadian menunjukan bahwa bidang kepribadian menunjukan pendapat siswa dan guru berada pada tingkat baik. Akhirnya peneliti menyarankan bahwa guru bahasa Inggris seharusnya memahami dan menerapkan keempat kompetensi dasar guru yang baik yang meliputi kompetensi profesional kompetensi pedagogik kompetensi sosial dan kompetensi personal. Dalam hal ini guru bahasa Inggris seharusnya mengetahui apa yang akan dilakukan dan bagaimana melakukannya terhadap siswa siswinya dalam proses belajar dan pembelajaran. Disamping itu pihak sekolah seharusnya melakukan penilaian siswa terhadap proses pengajaran guru bahasa Inggris dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan refleksi terhadap proses pengajaran di dalam kelas. Peneliti yang akan datang perlu mengadakan penelitian tentang guru yang baik berdasarkan prestasi siswa atau guru dengan tujuan untuk mengukur kualitas guru yang baik. Dengan menekankan prestasi siswa dan guru akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang guru yang baik yang memiliki keseimbangan antara kemampuan sosial kepribadian dan kemampuan profesi dan kemampuan pedagogik. Kata kunci Ciri-ciri guru bahasa Inggris yang baik pandangan siswa dan guru Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ciri-ciri guru bahasa Inggris SMA yang baik menurut pandangan siswa dan guru di Kota Madiun dengan menggunakan empat variabel yang meliputi kompetensi profesional kompetensi pedagogik kompetensi sosial dan kompetensi personal. Kompetensi profesional merupakan kompetensi yang terkait dengan bidang keilmuan disiplin ilmu dan kurikulum yang diperlukan oleh guru bahasa Inggris. Kompetensi pedagogik menunjukan bagaimana guru mempersiapkan pelajaran bagaimana guru memilih dan mengembangkan materi ajar menyiapkan latihan-latihan menyusun dan mengatur kelas memberikan masukan dan bagaimana seorang guru bahasa Inggris mengajar siswa-siswinya. Kompetensi sosial berkaitan dengan bagaimana seorang guru bahasa Inggris membangun dan menjalin hubungan yang baik dengan murid teman sejawat orang tua wali murid dan masyarakat misalnya anggota dari komite sekolah. Variabel yang terakhir adalah kompetensi personal yang menunjukkan sifat-sifat ketegasan kedewasaan kebijaksanaan sebagai sosok yang memberikan teladan bagi siswa-siswinya. Kompetensi kepribadian berkaitan erat dengan komitmen guru terhadap tanggungjawab profesional dan keluwesan dan keterbukaan untuk berubah menjadi lebih bagus. Penelitian ini menggunakan model penelitian survey yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran dari siswa dan guru bahasa Inggris tentang bagaimana siswa dan guru menggambarkan sosok guru bahasa Inggris yang baik di Kota Madiun. Data kuantitative terdiri dari kuisioner untuk siswa penilaian guru bahasa Inggris terhadap dirinya sendiri dan wawancara dari 11 guru bahasa Inggris SMA Kota Madiun dari SMAN 3 Madiun (3 orang) SMAN 6 Madiun (5 orang) SMA Cokroaminoto Madiun (2 orang) dan SMA Taman Bhakti (1orang). Sementara itu data juga diperoleh dari siswa-siswi kelas XII SMA Kota Madiun dari SMAN 3 Madiun (27 siswa) SMAN 6 Madiun (32 siswa) SMA Taman Bhakti (20 orang) dan SMA Cokroaminoto Madiun (21 orang). Data quantitatif dianalisis menngunakan frequency dan rata-rata dimana wawancara dianalisis melalui penulisan kembali tanggapan dari siswa dan guru dengan menggunakan kode dan perbandingan. Sample dari penelitian ini dipilih dengan menggunakan stratified random sampling nonproposional yang meliputi siswa dan guru di Kota Madiun dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang guru bahasa Inggris yang baik di Kota Madiun. Dari hasil temuan terhadap karakteristik guru bahasa Inggris SMA di Kota Madiun berdasarkan pandangan siswa dan guru guru bahasa Inggris menunjukan bahwa pandangan siswa dan guru berbeda dalam hal kompetensi profesional pedagogik sosial dan personal. Pada bidang profesional guru menyadari dirinya sendiri harus mengajar dengan menggunakan 10 kegiatan yang disarankan untuk menghubungkan materi pelajaran yang lain dan dengan dunia nyata (kontektual). 9 kegiatan berada pada tingkat baik .Sementara itu pendapat siswa pada bidang pedagogik menunjukan bahwa 5 kegiatan yang disarankan berada pada tingkat baik. Sementara itu bidang sosial guru menyadari 2 kegitan berada pada tingkat baik. Sementara pendapat siswa menunjukan 1 pada tingkat baik. Pada bidang kepribadian menunjukan bahwa bidang kepribadian menunjukan pendapat siswa dan guru berada pada tingkat baik. Akhirnya peneliti menyarankan bahwa guru bahasa Inggris seharusnya memahami dan menerapkan keempat kompetensi dasar guru yang baik yang meliputi kompetensi profesional kompetensi pedagogik kompetensi sosial dan kompetensi personal. Dalam hal ini guru bahasa Inggris seharusnya mengetahui apa yang akan dilakukan dan bagaimana melakukannya terhadap siswa siswinya dalam proses belajar dan pembelajaran. Disamping itu pihak sekolah seharusnya melakukan penilaian siswa terhadap proses pengajaran guru bahasa Inggris dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan refleksi terhadap proses pengajaran di dalam kelas. Peneliti yang akan datang perlu mengadakan penelitian tentang guru yang baik berdasarkan prestasi siswa atau guru dengan tujuan untuk mengukur kualitas guru yang baik. Dengan menekankan prestasi siswa dan guru akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang guru yang baik yang memiliki keseimbangan antara kemampuan sosial kepribadian dan kemampuan profesi dan kemampuan pedagogik.