Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran kimia materi Benzena dan turunannya dengan model Learning Cycle 5-E untuk SMA / MA kelas VII / semester 2 / Vanny Mayangsari Maharani Nastiti Setiawardani
Abstrak
Kata Kunci modul Learning Cycle 5-E benzena dan turunannya. Modul dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran individual yang merupakan salah satu alternatif dalam proses pembelajaran yang menitikberatkan pada keaktifan dan pemahaman siswa. Modul dikembangkan dengan mengimplementasikan pendekatan kontruktivistik agar siswa dapat memahami dengan mudah materi dalam modul tersebut. Salah satu model pembelajaran konstruktivistik adalah Learning Cycle 5-E. Materi yang dikembangkan dalam modul ini adalah Benzena dan Turunannya. Modul dengan materi benzena dan turunannya belum pernah dikembangkan. Dari hasil penelitian awal materi Benzena dan Turunannya diberikan pada awal semester 2 secara singkat dan kurang mendalam selain itu buku-buku yang membahas materi benzena dan turunannya belum ada yang menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5-E. Oleh karena itu apabila disusun suatu modul untuk materi-materi yang diberikan kepada siswa SMA kelas XII pada semester 2 khususnya materi Benzena dan Turunannya akan sangat mempermudah siswa dalam belajar mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul Benzena dan Turunannya dengan model Learning Cycle 5-E untuk SMA/MA Kelas XII Semester 2 serta menguji kelayakannya. Pengembangan modul dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan Thiagarajan Semmel dan Semmel. Model pengembangan ini terdiri dari empat tahap pengembangan. Keempat tahapan pengembangan modul tersebut yaitu (1) define (pendefinisian) design (perancangan) develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Tahap disseminate tidak dilakukan karena pada penelitian ini hanya dilakukan uji coba terbatas. Desain validasi pada pengembangan modul ini hanya pada validasi isi saja. Uji validitas modul dilakukan oleh seorang dosen dan dua orang guru kimia SMA. Data kuantitatif hasil validasi dianalisis dengan teknik rerata sedangkan data kualitatif berupa anggapan kritik dan saran dari validator digunakan sebagai pertimbangan dalam melakukan revisi terhadap modul yang dikembangkan. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah modul Benzena dan Turunannya dengan model pembelajaran Learning Cycle 5-E yang terdiri dari tiga kegiatan belajar. Masing-masing kegiatan belajar terdiri dari fase engagement exploration explanation elaboration dan evaluation. Hasil validasi modul diperoleh nilai rata-rata 3 46 yang masuk pada kriteria valid dan layak digunakan. Oleh karena itu dapat disimpulkan modul Benzena dan Turunannya sudah layak dan baik untuk dilakukan uji lapangan awal atau dilanjutkan ke tahap berikutnya.