Skripsi
Hubungan bentuk hukum dan sikap terhadap bentuk hukuman dengan minat belajar siswa kelas VIII dan IX SMPN 1 Boyolangu-Tulungagung
Abstrak
Kata kunci bentuk hukuman sikap terhadap bentuk hukuman minat belajar. Bentuk hukuman yang diberikan kepada siswa sangat bervariasi sikap siswa terhadap bentuk hukuman juga berbeda antara siswa yang satu dengan yang lain. Bentuk hukuman yang muncul bisa menjadi pemicu menguatnya minat siswa untuk belajar karena pengganggu belajar sudah dikurangi namun bisa juga karena hukuuan terlalu sering muncul justru mengurangi minat siswa dalam belajar karena siswa lebih sering dipertemukan dengan aktifitas dihukum daripada belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1.) bentuk hukuman yang paling banyak diberikan kepada siswa 2.) sikap siswa terhadap bentuk hukuman 3.) minat belajar siswa 4.) hubungan antara bentuk hukuman dengan minat belajar siswa 5.) hubungan antara sikap terhadap bentuk hukuman dengan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan korelasional. Penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan bentuk hukuman sikap siswa terhadap bentuk hukuman dan minat belajar siswa. Penelitian korelasional untuk mengetahui hubungan bentuk hukuman dengan minat belajar siswa serta hubungan antara sikap terhadap bentuk hukuman dengan minat belajar siswa. Subjek penelitian adalah 82 siswa kelas VIII dan IX di SMP Negeri 1 Boyolangu-Tulungagung. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala sikap terhadap bentuk hukuman skala minat belajar dan kuesioner untuk mengukur bentuk hukuman di sekolah. Sumber data adalah sebjek penelitian dan data yang terkumpul dianalisis dengan prosentase dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) bentuk hukuman yang paling banyak diberikan kepada siswa adalah bentuk hukuman peringatan dengan prosentase 47% 2.) sebagian besar subjek (48 54 %) bersikap positif terhadap bentuk-bentuk hukuman yang ada di sekolah 3.) sebagian besar subjek ( 52 44%) memiliki minat belajar tinggi 4.) tidak ada hubungan yang signifikan antara bentuk hukuman dengan minat belajar(r -0 115 sig 0 304 0 05) 5.) tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap terhadap bentuk hukuman dengan minat belajar (r 0 153 sig 0 170 0 05). Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan subjek yang lebih banyak serta dilaksanakan di beberapa sekolah untuk mendapatkan hasil yang bervariasi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur minat belajar bisa ditambah dengan skala ARCS (attention relevance confidence satisfaction) yang dibuat oleh John Keller 1987 untuk mengukur minat dan pada bentuk hukuman ditambahkan dengan wawancara untuk mempertajam pengambilan data.