Skripsi
Pengaruh perputaran modal kerja terhadap sisa hasil usaha pada KUD di Kabupaten Malang tahun 2009-2011 / Mega Hariyanti
Abstrak
Kata Kunci Pengaruh Perputaran Modal Kerja Sisa Hasil Usaha KUD. Koperasi merupakan badan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yaitu melalui SHU yang dibagikan. Sisa Hasil Usaha (SHU) merupakan laba yang dihasilkan oleh koperasi. Peningkatan laba yang dihasilkan oleh koperasi dapat dilihat dari efisiensi modal kerja yang digunakan dalam menghasilkan laba tersebut. Efisiensi penggunaan modal kerja dalam menghasilkan laba dapat dilihat tingkat perputaran kas perputaran piutang perputaran persediaan dan perputaran modal kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan pengaruh perputaran modal kerja terhadap Sisa Hasil Usaha KUD di Kabupaten Malang. Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif kausalitas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh KUD di Kabupaten Malang dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel sebesar 10 KUD. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan teknik analisis linier berganda. Penelitian ini mengambil data yang telah ada kemudian menguji pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penelitian ini terdiri dari perputaran kas (X1) perputaran piutang (X2) perputaran persediaan (X3) dan perputaran modal kerja (X). Sedangkan variabel terikatnya adalah Sisa Hasil Usaha (Y). Hasil analisis data menunjukkan bahwa perputaran kas dengan angka sig. t (0 015) 945 (0 05) berpengaruh signifikan terhadap SHU sedangkan perputaran piutang dengan angka sig. t (0 947) 945 (0 05) dan perputaran persediaan dengan angka sig. t (0 747) 945 (0 05) berpengaruh tidak signifikan terhadap SHU. Perputaran modal kerja dengan angka sig. t (0 008) 945 (0 05) berpengaruh signifikan terhadap SHU. Berdasarkan hasil penelitian kondisi SHU sebagian besar berklasifikasi rendah. Kondisi perputaran kas perputaran piutang perputaran persediaan dan perputaran modal kerja KUD sebagian besar berklasifikasi sangat rendah. Pada KUD disarankan untuk memberikan perhatian terhadap pengelolaan modal kerja sehingga laba atau SHU yang diperoleh dapat lebih maksimal. Bagi peneliti selanjutnya untuk lebih mengembangkan faktor-faktor lain yang berpengaruh seperti total asset turnover current ratio quick ratio dan debt to equity ratio.