Skripsi
Upaya meningkatkan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan metode pakem pada siswa kls x-6 SMA NEGERI 1 Paiton Kabupaten Probolinggo /Alex Juwanda Pratama
Abstrak
Kata kunci Peningkatan Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Jongkok Metode PAKEM. Pembelajaran lompat jauh salah satu cabang atletik yang tercantum dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar nomor 8 yang tersedia dalam butir 8.3. dimana pembelajaran lompat jauh gaya jongkok diSMA Negeri 1 Paiton kurang mencapai nilai sempurna terutama pada siswa kelas X-6. Banyak siswa yang kurang menguasai teknik-teknik lompat jauh gaya jongkok terbukti dengan hasil observasi awal dengan persentase keberhasilan yaitu teknik awalan 32% teknik tolakan 32% teknik melayang 36% dan teknik mendarat 28%. Pembelajaran yang kurang aktif kreatif efektif dan menyenangkan yang menyebabkan semua itu terjadi. Lompat Jauh adalah hasil dari kecepatan horizontal yang dibuat sewaktu awalan dengan daya vertikal yang dihasilkan dari kekuatan kaki menolak. Berdasarkan hasil observasi awal diperoleh hasil bahwa tingkat keberhasilan penguasaan keterampilan lompat jauh gaya jongkok kelas X-6 SMA Negeri 1 Paiton Kabupaten Probolinggo masih belum baik masih ditemukan beberapa kesalahan dalam melakukan teknik awalan tolakan melayang danmendarat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan metode PAKEM. Penelitian yang digunakan tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus di mana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Paiton yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan) dokumentasi dan tes. Pemberian metode PAKEM (pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan) ini terbukti mampu meningkatkan keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan gerakan lompat jauh gaya jongkok setelah diberikan tindakan dari siklus1 dan siklus 2 hasilnya pada tiap-tiap aspek sudah terjadi peningkatan dari aspek psikomotor pada teknik awalan sebesar 100% (25 siswa) teknik tumpuan sebesar 96% (24 siswa) teknik melayang sebesar 92% (23 siswa) dan teknik mendarat sebsar 100% (25 siswa) peningkatan juga terjadi pada aspek kognitif dengan rata-rata 92 44 dan afektif dengan rata-rata 92 16. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan pemberian metode PAKEM dapat meningkatkan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Paiton. Saran berdasarkan penelitian ini (1) Bagi guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat menggunakan metode PAKEM untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa. (2) Bagi guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat menggunakan metode PAKEM untuk meningkatkan kedisiplinan siswa saat proses pembelajaran berlangsung. (3) Bagi guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat menggunakan metode PAKEM untuk menimbulkan suasana pembelajaran yang aktif kreatif efektif dan menyenangkan. (4) Bagi peneliti yang akan melakukan penelitian yang sama diharapkan dapat mengembangkan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan metode PAKEM untuk diterapkan pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan.