Skripsi
Ketaatan dan komitmen sumber daya manusia sekolah terhadap penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 di SMA Negeri 1 Malang / Aditya Ramadhaniar
Abstrak
Kata Kunci Ketaatan Komitmen Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 2008 Dewasa ini tuntutan atas peningkatan kualitas produk dan jasa terus meningkat seiring perkembangan dan tuntutan pasar yang semakin pesat. Salah satu cara perusahaan dan organisasi menjawab tuntutan tersebut adalah meningkatkan mutu produk/layanan serta melakukan perbaikan berkelanjutan di dalam manajemen. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 2008 adalah sistem yang sesuai untuk digunakan karena fokus pada efektivitas proses perbaikan berkelanjutan. Hampir semua jenis organisasi atau perusahaan bisa mengimplementasi sistem manajemen mutu ini tidak terkecuali pada lembaga pendidikan yaitu sekolah. Agar sistem yang telah ditentukan dapat berjalan dengan baik hal yang menjadi syarat utama adalah ketaatan para pelaku organisasi terhadap penerapan sistem tersebut dan komitmen dari pihak manajemen untuk selalu melakukan perbaikan. Jika ketaatan dan komitmen SDM belum sepenuhnya baik maka perbaikan berkelanjutan tidak akan tercapai dan penerapan ISO 9001 2008 tidak akan berjalan dengan baik. Berangkat dari masalah tersebut peneliti memiliki kuriositas yang lebih untuk meneliti bagaimana sebenarnya penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 2008 di SMA Negeri 1 Malang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketaatan dan komitmen SDM terhadap penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 2008. Penelitian ini termasuk dalam kategori studi kasus sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif karena penelitian tidak bertujuan untuk mengeksplanasi hubungan antar variabel melainkan untuk mengeksplorasi keadaan yang sebenarnya terjadi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwasanya ketaatan SDM sekolah terhadap penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 2008 SMAN 1 Malang masih kurang Penyebabnya adalah kurangnya kemauan dan kedisiplinan dalam menjalankan kegiatan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) padahal pemahaman dan kesadaran atas pentingnya SOP sudah baik. Manajemen masih belum memiliki komitmen yang baik dalam melakukan continuous improvement sesuai ISO 9001 2008 di SMAN 1 Malang. Kemampuan yang sudah ada sayangnya tidak didukung kemauan untuk melaksanakannya. Saran untuk SMAN 1 Malang adalah perlu adanya pacta integritas yang berisi target kualitas dan ketercapaian oleh semua bidang dengan pihak kepala sekolah. Sehingga jika target tersebut tidak terpenuhi kepala sekolah dapat memiliki dasar yang jelas untuk memberikan sanksi.