Skripsi
Peningkatan pembelajaran gerak dasar lempar dengan menggunakan metode bermain pada siswa kelas V di SD Negeri Cowek II Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan / Denny Hendrawan
Abstrak
Kata kunci Metode bermain siswa aktif pembelajaran gerak dasar lempar. Gerak Dasar Lempar merupakan salah satu dasar dari pembelajaran gerak pada olahraga atletik yang diajarkan di sekolah dasar. Berdasarkan hasil dari observasi awal yang dilakukan diperoleh keterangan bahwa masih banyak siswa yang tidak aktif saat pembelajaran dilakukan. Pada pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di SDN Cowek II Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan guru masih sering menggunakan metode ceramah pada saat penyampaikan materi untuk memberikan contoh kepada siswa. Peneliti menyadari adanya perbedaan tingkat pemahaman dalam hal pembelajaran dan tingkat penerapan informasi pada setiap siswa yang kedepannya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Disamping itu guru dituntut untuk lebih inovatif serta mempunyai strategi pendekatan pembelajaran yang tepat agar dapat terciptanya suasana belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi siswa atau yang lebih jelasnya guru dapat menerapakan dengan pendekatan pembelajaran model PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan). Maka dari itu dalam penelitian ini diterapkan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain. Tujuan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain adalah siswa senang dan banyak bergerak. Dengan proses pembelajaran tersebut siswa diharapkan dapat lebih aktif dalam pembelajaran gerak dasar lempar sehingga hasil belajar siswa akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran gerak dasar lempar kelas V SDN Cowek II Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan menggunakan metode bermain. Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 tahap yang terdiri dari perencanaan tindakan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi yang dilakukan secara kolaborasi antara peneliti ahli pembelajaran Pendidikan Jasmani Ahli Atletik Ahli Permainan guru Pendidikan Jasmani lain dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keaktifan dari 15 siswa terdapat 20% atau 3 siswa yang tidak bersemangat 13 33% atau 2 siswa yang tidak berusaha keras dan siswa tidak serius 6 66% atau 1 siswa. Secara umum keaktifan siswa dalam pembelajaran gerak dasar lempar mulai dari siklus 1 sudah mengalami peningkatan yang signifikan dan pada siklus 2 hampir keseluruhan siswa sudah mengalami peningkatan hanya ada beberapa siswa saja yang belum mencapai standar minimal ketuntasan dari data di atas maka pembelajaran disimpulkan berhasil karena ketuntasan minimal adalah 75% . Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode bermain yang diberikan oleh guru dalam penelitian ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran gerak dasar lempar kelas V SDN Cowek II Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan.