UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbandingan temper dengan quenching media pendingin oli Mesran SAE 40 dan garam dapur (NaCl) terhadap sifat fisis dan mekanis baja St60 / Muhamad Fakhri

Fakhri, Muhamad - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci tempering quenching hardening baja St60. Seiring perkembangan jaman dan teknologi banyak kalangan dunia industry yang menggunakan logam sebagai bahan utama operasional atau sebagai bahan baku produksinya. Baja karbon banyak digunakan terutama untuk membuat alat-alat perkakas alat-alat pertanian komponen-komponen otomotif ataupun kebutuhan rumah tangga. Aplikasi pemakainnya semua struktur logam akan terkena pengaruh gaya luar berupa tegangan-tegangan gesek sehingga menimbulkan deformasi atau perubahan bentuk. Usaha menjaga agar logam lebih tahan gesekan atau tekanan adalah dengan cara perlakuan panas pada baja hal ini memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan kekerasan baja sesuai dengan kebutuhan. Proses ini meliputi pemasanasan baja pada suhu tertentu ditahan pada waktu tertentu dan didinginkan dengan media tertentu pula. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbandingan antara baja yang mengalami proses quenching dengan media pendingin oli mesran SAE 40 dan garam dapur dengan baja yang mengalami proses temper-quenching dan didinginkan diudara bebas. Metoda penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dimana data yang didapatkan pada saat penelitian dirangkum dan digambarkan secara grafis dalam histogram atau polygon sehingga mudah dibaca. Baja yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja St60 yang memiliki kadar karbon sebesar 0.452% dan termasuk dalam kategori baja karbon menengah atau medium carbon steel. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa spesimen yang di quenching garam dapur memiliki kekerasan paling tinggi yaitu sebesar 408 73 HV atau mengalami peningkatan sebesar 81 53% dari raw materials sedangkan pada spesimen quenching garam dapur yang di temper pada suhu 6000C mengalami penurunan sebesar 30 61% atau 250 9 HV. Untuk spesimen yang di quenching dengan oli mesran SAE 40 mengalami peningkatan sebesar 280 3 HV atau 24 80% dari raw materials serta mengalami penurunan sebesar 25 41% setelah di temper pada suhu 6000C. Mikrostruktur pada raw materials terdiri dari perlit dan ferit untuk spesimen yang di quenching garam dapur terdapat struktur matensit dan retained austenite. Pada specimen quenching oli mesran SAE 40 terdapat struktur bainit serta terdapat struktur perlit ferrit dan sementit pada spesimen temper-quenching garam dapur dan terdapat struktur perlit dan ferrit pada spesimen temper-quenching oli mesran SAE 40. Saran yang dapat diajukan dalam penelitian ini adalah variasi suhu tempering dan variabel kontrol yang lebih lengkap seperti uji tarik dan uji impact untuk mengetahui sifat dari baja tersebut.


Informasi Detail
DDC
Rs 669.96142 FAK p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2012.
Deskripsi Fisik
x, 78 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00957/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. BAJA ST60 - SIFAT SISIS
2. METALURGI

Pembimbing
1. Putut Murdanto ; 2. Poppy Puspitasari
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik