Skripsi
Pengembangan model permainan yang berorientasi pada kebugaran jasmani untuk siswa kelas IV SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang / Novri Eka Prawidi
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Model Permainan Kebugaran Jasmani. Berdasarkan hasil observasi awal dengan menggunakan angket yang diberikan kepada guru pendidikan jasmani dan pengamatan secara langsung yang dilakukan oleh peneliti di SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang materi kebugaran jasmani yang ada di dalam kurikulum SD kelas IV adalah kekuatan kelenturan koordinasi dan daya tahan tetapi masih banyak siswa di SD Negeri Bumiayu 2 Malang yang kebugaran jasmaninya kurang baik selain itu siswa juga lebih senang bermain dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Kendala yang di hadapi oleh guru adalah kurangnya refrensi materi kebugaran jasmani dalam bentuk permainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan yang bertujuan untuk mengembangkan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar negeri bumiayu 2 malang sehingga model permainan tersebut dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran serta dapat mengembangkan kebugaran jasmani siswa. Penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang ini termasuk penelitian dan pengembangan (research and development). Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik data kualitatif dan data kuantitatif berupa persentase.Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket. Dari hasil evaluasi ahli media diperoleh 76 72% untuk ahli kebugaran jasmani 78 28% untuk ahli permainan 78 12% untuk ahli pembelajaran SD 76 92 dan untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar dengan menggunakan 18 siswa untuk uji kelompok kecil dan 30 siswa untuk uji kelompok besar diperoleh persentase uji kelompok kecil 93 29% dan untuk uji kelompok besar 95 49% maka model permainan untuk mengembangkan kebugaran jasmani siswa Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 2 Kota Malang dapat digunakan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka saran yang dapat diberikan di antaranya produk sebaiknya diperbanyak. Sehingga guru dapat memberikan pembelajaran pendidikan jasmani dengan baik serta siswa dapat aktif dan mampu mengembangkan kebugaran jasmani. Sebelum disebarluaskan sebaiknya produk disusun kembali menjadi lebih baik. Baik isi maupun kemasannya.