Skripsi
Pengembangan perangkat pembelajaran biologi berbahasa Inggris model learning cycle 5E untuk kelas XI SMA Negeri 4 Malang / Heri Suwarno
Abstrak
Kata Kunci RSBI Perangkat Pembelajaran Learning Cycle 5E Motivasi Hasil Belajar Sekolah Bertaraf Internasional adalah satuan pendidikan yang diselenggarakan dengan menggunakan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan diperkaya dengan standar salah satu negara anggotaOrganizatian for Economic Co-operation and Development(OECD). Perangkat pembelajaran RSBI disusun berdasarkan standar isi dan standar kompetensi lulusan yang ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Di samping itu kurikulum yang digunakan diperkaya dengan cara mengadopsi dan/atau mengadaptasi kurikulum sekolah pada negara maju yang memiliki keunggulan dalam bidang pendidikan. Pembelajaran modelLearning Cycle 5E dapat mengakomodasi tuntutan proses kegiatan pembelajaran di kelas RSBI yang mengharuskan pembelajaran didesain dengan kegiatan eksplorasi elaborasi dan konfirmasi yang efektif dan efisien. SMAN 4 Malang merupakan salah satu RSBI di Kota Malang akan tetapi perangkat pembelajaran biologi di SMAN 4 Malang masih menggunakan bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran biologi berbahasa Inggrisdengan model Learning Cycle 5E pada materi sistem regulasi untuk kelas XI di SMA NEGERI 4 Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research Development dengan menggunakan model pengembangan Borg Gall. Data kuantitatif berupa skor angket penilaian dari validator skor angket penilaian motivasi siswa melalui angket ARCS nilai pretes-postes siswa dan nilai hasil evaluasi belajar siswa. Data kualitatif berupa saran dan komentar validator. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran adalah angket pretes-postes dan produk perangkat pembelajaran biologi. Berdasarkan analisis data hasil validasi produk menunjukkan kriteria valid dari segi materi dengan skor 84%. Dari segi pengembangan produk juga menunjukkan kriteria valid dengan skor 100%. Sedangkan hasil validasi dari guru mendapat skor 96% yang menunjukkan kriteria valid. Berdasarkan analisis data hasil belajar dari uji coba lapangan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar klasikal kelas dari 73% menjadi 87%. Data hasil angket motivasi ARCS menunjukkan bahwa Attention mendapat rerata skor 3 91 Relevance mendapat rerata skor 3 95 Cofidence mendapat rerata skor 3 51 dan Satisfaction mendapat rerata skor 4 00. Semua aspek dari ARCS menunjukkan kriteria baik hal itu mengindikasikan bahwa siswa di kelas cukup termotivasi saat pembelajaran materi sistem regulasi berlangsung.