UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Penerapan metode bermain peran (role playing) untuk meningkatkan keterampilan sosial (studi pada anak kelompok B6 TK Inviolata di Kota Ruteng Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur) / Maria Fatima Mardina Angkur

Angkur, Maria Fatima Mardina - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci metode bermain peran (role playing) keterampilan sosial anak didik. Permasalahan pokok yang dialami guru ialah sulit meningkatkan keterampilan sosial anak didik. Oleh karena itu guru bersama peneliti menerapkan metode bermain peran (role playing) untuk meningkatkan keterampilan sosial tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut maka rumusan masalah penelitian ini adalah 1) bagaimanakah penerapan metode bermain peran (role playing) untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B6 TK Inviolata Ruteng 2) apakah penerapan metode bermain peran (role playing) dapat meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B6 TK Inviolata Ruteng dan 3) apa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan metode bermain peran (role playing). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas selama 2 siklus. Tahapan dari kedua siklus tersebut adalah perencanaan tindakan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B6 TK Inviolata Ruteng yang berjumlah 18 orang. Instrumen dan data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) tahapan metode bermain peran yang dapat meningkatkan keterampilan sosial dalam penelitian ini adalah pemanasan memilih pemain menata panggung memilih pengamat pemeranan diskusi dan evaluasi pemeranan ulang dan kesimpulan 2) penerapan metode bermain peran (role playing) dapat meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B6 TK Inviolata Ruteng. Hal tersebut dapat dilihat dari skor persentase keterampilan sosial anak pada siklus 1 yang tertinggi adalah 57 14 % dan yang terendah adalah 42 85 % meningkat kearah yang positif pada siklus 2 dengan skor persentase tertinggi adalah 85 71 % dan skor terendah adalah 71 42 % dan 3) faktor pendukung alokasi waktu dan arahan guru faktor penghambat pemahaman guru tentang metode bermain peran (role playing). Saran penelitian ini adalah 1) guru TK hendaknya menerapkan metode bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dan 2) peneliti selanjutnya hendaknya meneliti keefektifan metode bermain peran (role playing) dalam meningkatkan keterampilan sosial melalui penelitian eksprerimental.


Informasi Detail
DDC
Rt 372.218019 ANG p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Dasar, 2013.
Deskripsi Fisik
viii, 122 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01036/KI/13
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. ANAK (TAMAN KANAK-KANAK) - KETERAMPILAN SOSIAL
Pembimbing
1. Sulton ; 2. M. Ramli
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik