UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis kesulitan guru dalam menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dibandingkan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam matapelajaran ekonomi (studi kasus SMA di Kabupaten Malang) / Aniki Fitriani Mabon

Mabon, Aniki Fitriani - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Kesulitan Guru KTSP KBK Ekonomi Pendidikan pada dasarnya merupakan proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi. Untuk mendukung pendidikan yang bermutu maka dibutuhkan kurikulum yang bermutu pula. Pada 7 Juli 2006 diresmikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum ini berusaha mengakomodir kepentingan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Ada 3 hal yang dideskripsikan berkaitan dengan implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yaitu (1) persepsi guru ekonomi mengenai KTSP (2) implementasi KTSP pada pembelajaran ekonomi yang dilihat dari silabus (RPP) proses pembelajaran dan teknik penilaian kelas (3) faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi KTSP pada pembelajaran ekonomi. Dengan lokasi penelitian yang dipilih adalah SMA di Kabupaten Malang yaitu SMAN 1 Tumpang SMAN 1 Ngantang dan SMAK Yos Sudarso Kepanjen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif Deskriptif. Data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari pengamatan (observasi) dan wawancara kepada guru ekonomi dan kepala sekolah. Data sekunder berasal dari dokumen perangkat pembelajaran. Analisis Data dengan cara membandingkan dengan benchmark dan analisis content. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dan pemahaman guru mata pelajaran ekonomi SMA di Kabupaten Malang masih berkisaran mengenai pengetahuan umum saja sedangkan hal-hal yang bersifat khusus tidak bisa menjelaskan secara rinci-rinci. Sedangkan dalam menjelaskan perbedaan antara KTSP dengan KBK guru hanya terpacu pada pengertiannya saja dan guru lebih memilih KTSP dibandingkan dengan KBK. . Dalam pengembangan komponen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berupa silabus Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru memiliki kemampuan untuk mengembangkan sesuai dengan acuan yang dipaparkan pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Proses implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada pembelajaran tidak sesuai dengan apa yang direncanakan. Implementasi tidak sesuai dengan yang direncanakan karena keterbatasan alokasi waktu kekurangmampuan guru mengkondisikan pembelajaran yang menyenangkan dan karakteristik siswa yang masih belum terbiasa dengan pembelajaran yang menekankan keaktifan siswa sehingga penggunaan strategi pembelajaran kurang penggunaan sumber pembelajaran dan media pembelajaran juga menjadi tidak optimal. Dari sisi teknik penilaian proses pembelajaran yaitu dengan menggunakan teknik penilaian berbasis kelas dengan melihat aspek kognitif dan afektif siswa di saat dan sesudah proses pembelajaran. Faktor pendukukung implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah cukup tersedianya sarana dan prasarana dalam mendukung proses pembelajaran serta aktifnya pihak sekolah dalam mengirimkan guru-guru untuk mengikut seminar penyuluhan dan workshop mengenai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Faktor penghambat dalam implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kemampuan guru yang kurang dalam mengoptimalkan sumber belajar media pembelajaran dan metode pembelajaran dalam proses pembelajaran dan karakteristik siswa yang masih terbiasa dengan sistem pembelajaran 1 arah. Dari hasil penelitian ini disarankan agar guru lebih sering lagi mengkuti seminar-seminar. Seminar bukan hanya mengenai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tetapi juga mengenai peningkatan mutu guru dalam kecakapam menggunakan media pembelajaran berbasis informasi dan teknologi strategi pembelajaran dan metode pembelajaran yang efektif. Selain itu guru disarankan untuk lebih berani untuk menerapkan metode media dan sumber pembelajaran yang bervariasi meskipun karakteristik siswa masih terbiasa dengan cara belajar metode ceramah 1 arah hal ini agar membiasakan siswa pada pembelajaran sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).


Informasi Detail
DDC
Rs 330.07 MAB a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ekonomi, 2011.
Deskripsi Fisik
xiii, 113 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01063/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. EKONOMI - PEMBELAJARAN
2. EKONOMI, KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) - KESULITAN GURU

Pembimbing
1. Prih Hardinto ; 2. Imam Mukhlis
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik