Skripsi
Upaya peningkatan keterampilan tolak peluru gaya o\'brien denganb metode bermain menggunakan peluru modifikasdi untuk kelas AK2 SMK Negeri 1 Malang / Silsilah Lesnusa Paprindei
Abstrak
Kata kunci Peningkatan Keterampilan TolakPeluru Gaya O Brien Media PeluruKayu Tolakpelurumerupakansalahsatucabangolahragaatletik.Tolakpelurumerupakansalahsatumateriatletik yang terdapatdalamstandarkompetensiSekolahMenengahAtaskelas XI.Salah satukompentensidasaryaitusiswamenguasaikererampilantolakpeluru.Berdasarkanhasilobservasiawal diperolehhasilbahwapenguasanketerampilantolakpelurugayaO Brien/membelakangipadasiswakelas XI Ak2 SMK Negeri 1Malang ternyatamasihbanyak yang melakukankesalahansaatmelakukannya. Hal initerlihatdarijumlahsiswa yang melakukankesalahanpadasaatmelakukangerakantolakpelurugayaO Brien/membelakangi.Penilitipadaobservasiawalsebelumtindakanmenemukanbeberapatingkatkesalahan yang dilakukanolehsiswapadatolakpelurugayaO Brienyaitu (1) 47 5% atau 19 siswamelakukankesalahanpadateknikcaramemegangpeluru (2) 42 5% atau 17 siswapadateknikawalan (3) 57 5% atau 23 siswapadageraksebelummenolak (4) 65% atau 26 siswapadageraktolak (5) 72 5% atau 29 siswapadatekniksikapakhir. TujuanpenilitianiniadalahmeningkatkanketerampilantolakpelurugayaO Brienpadasiswakelas XI Ak2 SMK Negeri 1 malang. Dalampembelajarantolakpelurumasin-masin indicator harus di perhatikanuntukmemberikanpenilaianpadasiswa.Penilitianinimerupakanpenilitiantindakankelasdenganpendekatandeskriptifkuantitatif.Pelaksanaantindakankelasinidilakukandengan 2 siklusdimanatiapsiklusterdirijadidari 4 tahapyaitu (1) Perencanaan (2) Pelaksanaan (3) Observasi (4) Refleksi. Subjekdalampenilitianiniadalahsiswakelas XI Aka2 SMK Negeri 1 Malang.Teknikpengumpulan data dalampenilitianinimenggunakan.Observasi Pengamatan Dokumentasi Tes dan HasilpenilitianinitelahmampumeningkatkanketerampilansiswadarisikluskesiklusPadasikluspertama 18 siswa yang belummemenuhistandarketuntasan minimal (75) padasikluskeduaberkurangmenjadi 11 siswapadasiklusketigaberkurangmenjadi 8 siswadanpadasikluskeempatberkurangmenjadi 1 siswa yang belummemenuhistandarketuntasan minimal (75).Selainhaltersebutdiperolehhasilpesentasekeberhasilansebagaiberikut (a) caramemegangpelurusebanyak 100% (b) awalantolakpeluru 100% (c) geraksebelummenolakpeluru 82 5% atau 33 siswa (d) geraktolakpeluru 90% atau 36 siswadan (e) sikapakhirtolakpeluru 100% . SelainhasilpersentasetentangtekniktolakpelurugayaO Brien diperolehhasildaripengamatansikapsiswapadasaat proses pembelajaran padasiklussatusiswaada yang terlambat siswatidakberpakaianseragamolahragadenganlengkap dansiswatidakmemperhatikanpenjelasan guru padasaat guru menjelaskanmateri. Padasikluskeduasudahterlihatpeningkatan yang cukupbaikdibandingkandengansiklussatu padasiklusduainisudahtidakadasiswa yang terlambat siswa yang menyimpangmenjadilebihdisiplin siswamelakukan proses belajardenganbaik dansiswasudahmenguasaiketerampilantolakpelurugayaO Briendenganbaikdanbenar.Walaupunpada post-test siklus II masihterdapatsiswa yang belumtuntas iniadalahwajarkarenacukupsulituntukmencapaitarafkeberhasilan 100% siswatuntassemua. KesimpulanPeneliti bagi guru danpeneliti lain dapatmemperkayapengetahuandan model tolakpelurugayaO Brien yang sudah di perbaiki bagisiswadapat di jadikanpedomanbelajar bagisekolahdapat di gunakantolakukuruntukkeberhasilanpembelajaranpendidikanjasmanidanbagipenelitidapat di jadikansumberreferensibagimahasiswa yang melakukanpenelitian yang berkaitandenganmateripadaskripsiini.