Skripsi
Penerapan model pembelajaran jigsaw untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas IVA SDN Bareng I Kecamatan Klojen Kota Malang / Briyan Hatta
Abstrak
Kata Kunci pembelajaran IPS model pembelajaran Jigsaw aktivitas belajar hasil belajar. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah mata pelajaran yang mempelajari kehidupan sosial yang kajiannya mengintegrasikan bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa secara individu sebanyak 70 8% hasil belajar siswa kelas IVA SDN Bareng I Kecamatan Klojen Kota Malang belum mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran IPS yaitu 70. Hal ini terbukti dari nilai Ujian Akhir Semester (UAS) tahun ajaran 2012/2013 dengan nilai rata-rata kelas 69. Permasalahan yang terjadi di kelas IVA adalah rendahnya aktivitas maupun hasil belajar siswa. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Jigsaw yaitu model pembelajaran kooperatif yang mengajarkan siswa untuk bekerja sama dalam suasana gotong royong dan mempunyai banyak kesempatan untuk mengolah menginformasikan serta saling berbagi materi yang didapatkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN Bareng I sebanyak 23 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara tes catatan lapangan dan dokumentasi. Aktivitas belajar adalah seluruh aktivitas siswa dalam proses belajar mulai dari kegiatan fisik sampai kegiatan psikis. Aktivitas belajar siswa dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan klasikal yaitu 15%. Pada siklus I mencapai nilai rata-rata klasikal 80 1 dengan persentase ketuntasan klasikal 75% meningkat pada siklus II mendapat nilai rata-rata klasikal 87 2 dengan persentase ketuntasan klasikal 90%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari rata-rata hasil tes siswa mulai dari pra tindakan (69) dengan persentase ketuntasan klasikal (29 2%) meningkat pada siklus I nilai rata-rata klasikal (72 8) dengan persentase ketuntasan klasikal (65%) dan meningkat lagi pada siklus II nilai rata-rata klasikal (84 4) dengan persentase ketuntasan klasikal (85%). Peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal dari pra tindakan ke siklus I mencapai 35 8% sedangkan siklus I ke siklus II mencapai 20%. Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas IVA SDN Bareng I Kecamatan Klojen Kota Malang. Saran kepada guru yaitu agar dapat memberikan pembelajaran aktif inovatif kreatif efektif dan menyenangkan bagi siswa.