UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Diagnosa kesulitan siswa kelas XA SMA Negeri 1 Garum dan pemberian scaffolding dalam menyelesaikan masalah dimensi tiga / Wiwin Dwi Setiyaningsih

Setiyaningsih, Wiwin Dwi - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci tingkat kesulitan scaffolding. Tugas seorang guru dalam dunia pendidikan diantaranya memberikan pengetahuan aktual meningkatkan motivasi (sebagai motivator) memberikan kemudahan pada siswa untuk menanamkan konsep (sebagai fasilitator) menciptakan suasana kelas yang hidup (sebagai dinamisator) bertindak sebagai media (mediator) menilai kemajuan para siswa (evaluator) memberikan tugas-tugas kepada siswa (sebagai instruktur) memiliki kepemimpinan yang tinggi (manager) untuk mencapai tujuan pembelajaran. Apabila seluruh peran guru mencakup definisi di atas maka akan mendorong siswa berkembang secara maksimal dalam zone of proximal development (zona perkembangan terdekat). Menurut Vygotsky Zona of proximal development adalah perbedaan antara tingkat perkembangan aktual dengan tingkat perkembangan potensial. Dalam hal ini perkembangan kognitif siswa ditandai dengan membandingkan kemampuan siswa mengerjakan soal-soal yang lebih rumit dengan cara siswa mendapat bantuan bimbingan dorongan maupun motivasi (scaffolding) dengan perkembangan kognitif siswa yang mengerjakan soal tanpa adanya bimbingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mendeskripsikan tingkat kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan suatu masalah matematika dengan pemberian scaffolding oleh guru. Kesulitan siswa diamati dengan mencermati (mengkaji) hasil kerja siswa dalam menyelesaikan suatu masalah yang dihadapi. Menurut Polya(1973) tingkat kesulitan siswa dapat dikategorikan ke dalam 4 tingkatan yaitu (1) memahami masalah (2) memilih strategi (3) menerapkan strategi dan (4) memeriksa jawaban. Kesulitan dalam memilih strategi dialami oleh semua Subjek. Kesulitan dalam menerapkan strategi dialami oleh Subjek kelompok bawah. Sedangkan kesulitan dalam memeriksa jawaban dialami oleh semua Subjek. Adapun bentuk yang diberikan berupa (1) mengingatkan kembali konsep pembelajaran yang telah lalu (2) memberikan contoh perumpamaan yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi oleh siswa (3)menuntun siswa untuk berfikir kembali struktur penyelesaian masalah.(4)melakukan pengecekan terhadap jawaban pada setiap langkah-langkah penyelesaian yang dilakukan oleh siswa. Sebagai tindak lanjut bagi penelitian sejenis maka disarankan 1) peneliti khususnya dan guru pada umumnya perlu untuk memahami kesulitan siswa dalam pemecahan masalah sehingga dapat memberikan bantuan yang diperlukan siswa untuk meningkatkan kemampuannya dalam pemecahan masalah. 2) kajian kesulitan siswa dalam penelitian ini masih terbatas untuk itu perlu adanya penelitian dengan kajian yang lain yaitu mengenai masalah sudut pada dimensi tiga.


Informasi Detail
DDC
Rt 516.15076 SET d
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2013.
Deskripsi Fisik
viii, 101 lembar; il., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01129/KI/13
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. TIGA DIMENSI - KESULITAN
Pembimbing
1. Subanji ; 2. Swasono Rahardjo
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik