UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbandingan pengaruh latihan push-up dan pull-up terhadap kecepatan sprint arung jeram 50 meter di Noars Rafting Team Probolinggo / Rio Trendy Oktaringga

Oktaringga, Rio Trendy - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Latihan push-up dan pull-up sprint arung jeram Kemampuan berarung jeram termasuk kemampuan khusus. Sampai sejauh ini sumber daya manusia yang mampu dan menguasai teknis berarung jeram masih bisa dihitung sedangkan referensi buku sebagai bahan belajar pun tergolong minim sehingga diperlukan adanya pelatihan-pelatihan khusus untuk menguasai kemampuan berarung jeram. Dalam segi prestasi arung jeram Indonesia masih biasa-biasa saja alias masih jago kandang. Untuk meningkatkan prestasi dan memperbaiki kualitas dibidang ini perlu adanya usaha dari penggiat arung jeram demi terciptanya prestasi dibidang ini. Maka disusunlah program latihan untuk membandingkan keefektifan program latihan push-up dan pull-up untuk meningkatkan kecepatan sprint arung jeram. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Subjek penelitian ini adalah pendayung Noars Rafting Team yang berjumlah 30 orang kemudian subjek dibagi menjadi dua kelompok dengan cara matching berdasarkan pretest sprint arung jeram 50 meter. Kelompok pertama ditugaskan untuk melakukan latihan push-up dan kelompok kedua ditugaskan untuk melakukan latihan pull-up. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah stopwatch untuk mengukur kecepatan sprint arum jeram 50 meter. Dari hasil penghitungan pretest dan posttest kecepatan sprint arung jeram 50 meter kelompok push-up maupun pull-up sama-sama diperoleh nilai Sig 0 05. Atas dasar temuan tersebut hipotesis alternatif (Ha) diterima yang menyatakan terdapat perbedaan kecepatan sprint arung jeram 50 meter antara pretest dan posttest kelompok push-up maupun pull-up pada taraf signifikansi 945 0 05 selanjutnya perhitungan posttest kelompok push-up dan pull-up diperoleh nilai Sig 0 05. Atas dasar temuan tersebut hipotesis alternatif (Ha) diterima yang menyatakan terdapat perbedaan kecepatan sprint arung jeram 50 meter antara posttest kelompok push-up dan pull-up pada taraf signifikansi 945 0 05 dengan nilai rata-rata kecepatan sprint 122 detik untuk kelompok push-up dan 116 detik untuk kelompok pull-up. Atas dasar temuan tersebut dapat disimpulkan latihan pull-up memiliki pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan latihan push-up. Berdasarkan hasil penelitian disarankan pada penggiat arung jeram bahwa untuk dapat meningkatkan kecepatan sprint arung jeram dapat menggunakan latihan push-up sebagai variasi latihan saja sedangkan untuk inti dari latihan sebaiknya menggunakan latihan pull-up yang mempunyai pengaruh lebih baik terhadap kecepatan sprint arung jeram.


Informasi Detail
DDC
Rs 611.737 OKT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 2013.
Deskripsi Fisik
x, 101 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01151/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. OTOT LENGAN, KEKUATAN - PENGARUH PUSH-UP
2. SPRINT ORANG JERAM

Pembimbing
1. Asim ; 2. Eko Hariyanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik