Skripsi
Penerapan permainan kubus huruf untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Negeri Pembina 1 Kota Malang / Novia Dias Sulistyani
Abstrak
Kata Kunci Permainan Kubus Huruf Kemampuan Membaca Permulaan Anak Taman Kanak-Kanak Kemampuan bahasa dalam hal membaca permulaan anak kelompok B TK Negeri Pembina 1 Kota Malang masih tergolong kurang. Terdapat 48 27% (14 dari 29 anak) yang mampu membaca dengan lancar dan 51 73% (15 dari 29 anak) mengalami kesulitan membaca. Keadaan ini disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang kurang menarik bagi anak yaitu tanpa adanya inovasi dalam permainan menggunakan metode sederhana dan hanya mengandalkan LKS sehingga anak merasa bosan dan untuk itu perlu dirancang permainan Kubus Huruf agar kemampuan membaca permulaan anak meningkat. Rumusan masalah dalam penelitian ini 1) Bagaimanakah penerapan permainan Kubus Huruf untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Negeri Pembina 1 Kota Malang 2) Apakah penerapan permainan Kubus Huruf dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Negeri Pembina 1 Kota Malang Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan setiap siklusnya dilaksanakan dalam empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaa pengamatan dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Negeri Pembina 1 Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi kegiatan anak dan dokumentasi berupa foto. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan anak yaitu pada pratindakan hanya 48 27% meningkat 17 24% pada siklus I mencapai 65 51% dengan kategori belum berhasil sehingga diadakan perbaikan-perbaikan pada siklus II. Hasil penelitian pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 20 69 % sehingga keberhasilan kemampuan membaca permulaan anak mencapai 86 20% dengan kategori sangat berhasil. Kepada guru TK disarankan untuk menerapkan permainan Kubus Huruf sebagai alternatif pembelajaran dengan menerapkan prinsip belajar melalui bermain yang menyenangkan bagi anak bagi lembaga TK sebagai peningkatan mutu pendidikan dan upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dan kepada peneliti selanjutnya untuk menyempurnakan permainan Kubus Huruf baik media maupun teknik pembelajaran sehingga pembelajaran permainan Kubus Huruf menjadi lebih inovatif.