Skripsi
Pengaruh penggunaan teknik menjahit variasi silang terhadap kemampuan fifik motorik halus anak kelompok B1 TK Aba 16 Malang tahun ajaran 2012/2013 / Dayu Laksitowati
Abstrak
Kata kunci Fisik motorik halus menjahit TK Keterampilan motorik halus adalah gerakan terbatas dari bagian-bagian yang meliputi otot kecil terutama dibagian jari-jari tangan. Kemampuan fisik motorik halus sebagian besar anak mengalami masalah yang sama yaitu cenderung koordinasi mata dengan tangan masih lemah keluwesan mempergerakan jari-jari tangan masih kurang teknik menjahit hanya sebatas jelujur dan kurang tepatnya memasukkan benang ke dalam lubang secara urut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Bagaimanakah kemampuan fisik motorik halus anak sebelum menggunakan teknik menjahit variasi silang (2) Bagaimanakah kemampuan fisik motorik halus setelah menggunakan teknik menajahit variasi silang (3) Adakah pengaruh penggunaan teknik menjahit variasi silang terhadap kemampuan fisik motorik halus anak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian Pre-eksperimen design dengan model satu kelompok pre-test post-test (the one group pre-test post-test). Penelitian ini dilakukan di TK ABA 16 Malang pada Februari sampai Maret frekuensi perlakuan sebanyak 4 kali. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah anak kelompok B1 di TK ABA 16 Malang berjumlah 23 anak. Berdsarkan hasil analisis perbedaan pre-test dan post-test dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows yang akan dikonsultasikan dengan tabel G (Table of Critical Values of T in The Wilcoxon Matched Pairs Signed-Ranks Test didapatkan nilai Z -4 35 lebih kecil dari nilai tabel Wilcoxon 66 untuk N 22 dan Sign (2-tailed) 0 00 lebih kecil dari 0 05. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa hipotesis (H0) ditolak dan (H1) diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan berupa teknik menjahit variasi silang berpengaruh terhadap perkembangan fisik motorik halus anak kelompok B1 di TK ABA 16 Malang. Pada saat menerapkan menjahit variasi silang hendaknya guru lebih kondusif dalam mengatur keadaan anak Bagi lembaga pendidikan anak usia dini hasil penilitian ini dapat memberikan kontribusi dalam mencari untuk alternatif pemanfaatan metode strategi atau materi untuk mengembangkan fisik motorik halus dan disarankan pada penelitian selanjutnya untuk menambah sampel penelitian dan menggunakan metode penelitian eksperimen yang lebih baik.