Skripsi
Pengaruh pemberian balikan (feedback) tertunda dan langsung terhadap nilai praktikum kompetensi kejuruan siswa kelas XI Teknik Permesinan SMKN 2 Probolinggo / Zainal Arifin
Abstrak
Kata Kunci balikan (feedback) nilai praktikum kompetensi kejuruan. Balikan adalah perilaku guru untuk membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan pada saat melakukan praktikum secara individu dengan cara menanggapi hasil pekerjaan siswa sehingga lebih terampil dalam melakukan praktik selanjutnya. Dengan balikan maka guru dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan melakukan praktek secara individual dengan cara memberikan pujian arahan serta tanggapan terhadap kinerja siswa selama praktikum. Pemberian balikan tidak akan berguna jika tidak disertai dengan proses belajar yang kedua atau berikutnya yang mencakup usaha siswa untuk meluruskan kesalahan atau mengisi kekurangan dengan memanfaatkan informasi balikan tersebut. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksperimental semu (quasy experimental design). Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Teknik Pemesinan SMKN 2 Probolinggo tahun ajaran 2011/2012. Sampel penelitian dipilih secara acak kelas (Random Sampling) sehingga diperoleh kelas XI TPM 3 sebagai kelas subjek 1 dan kelas XI TPM 4 sebagai kelas subjek 2. Pemberian balikan pada kelas subjek 1 diberikan secara tertunda sedangkan pada kelas subjek 2 diberi balikan secara langsung. Instrumen tes diuji coba dan kemudian hasilnya dianalisis menggunakan program SPSS 16 for windows hasil uji validitas butir soal didapatkan rhitung rtabel untuk semua butir soal tes sehingga semua butir soal tes adalah valid. Hasil uji reliabilitas didapatkan nilai 945 (0 739) rtabel (0 361) menunjukkan bahwa semua soal tes adalah reliabel. Analisis data penelitian menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan nilai praktikum antara subjek 1 dengan subjek 2 menggunakan signifikansi 945 0 05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai praktikum siswa yang diberi balikan (feedback) secara langsung lebih tinggi daripada siswa yang diberi balikan (feedback) tertunda. Hal ini ditunjukkan oleh uji-t satu pihak dengan menggunakan program SPSS 16 for windows untuk kelas subjek 1 nilai rata-rata (75 06) dan kelas subjek 2 nilai rata-rata (80 33) pada hasil tes unjuk kerja sehingga didapat nilai p-value 0 008 diketahui taraf signifikansi 945 0 05 sehingga p-value 945 dengan demikian dikatakan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara kelas subjek 1 dengan kelas subjek 2. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai praktikum antara siswa kelas XI Teknik Pemesinan di SMKN 2 Probolinggo pada Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan (membubut) yang diberi balikan (feedback) secara tertunda dengan yang diberi balikan secara langsung setelah praktikum.