Skripsi
Pemanfaatan media Pizza Story untuk meningkatakan kemapuan berbahasa anak kelompok B di TK Negeri Pembina II Malang / Rini Pristiawati
Abstrak
Kata Kunci kemampuan berbahasa media pizza story Taman Kanak-kanak Kemampuan berbahasa anak Kelompok B Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina II Malang pada kenyataannya masih tergolong kurang hanya 14.3% berkualifikasi sangat baik 21.4% berkualifikasi baik dan 64.2% berkualifikasi kurang. Ini disebabkan guru tidak pernah menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik perhatian dan minat anak sehingga menyebabkan anak bosan. Kegiatan pembelajaran yang sering digunakan hanyalah dengan bercerita dan tanya jawab tanpa menggunakan media. Pada kegiatan bercerita yang aktif berbicara hanyalah guru. Terkaitdenganlatarbelakangtersebut perlu dirancang media pembelajaran pizza story agar masalah berbahasa anak dapat berkembang dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana pemanfaatan media pizza story untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B di TK Negeri Pembina II Malang (2) apakah pemanfaatan media pizza story dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B di TK Negeri Pembina II Malang Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subjek Penelitian adalah anak kelompok B TK Negeri Pembina II Malang sebanyak 14 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan instrumen berupa lembar observasi dan lembar penilaian serta dokumentasi berupa foto sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak melalui pemanfaatan media pizza story. Pada pra tindakankemampuan berbahasa secara klasikal adalah 35.7% sedangkan pada siklus I kemampuan berbahasa secara klasikal meningkat menjadi 57.2% dan pada siklus II meningkat menjadi 84.7%. Pada siklus 1 dalam kegiatan mengungkapkan pendapat tentang gambar anak masih merasa bingung dan malu. Pada siklus 2 dalam kegiatan mengungkapkan pendapat anak merasa senang dan semangat untuk mengungkapkan pendapatnya. Disarankan kepada guru PAUD untuk menerapkan media pizza story bagi sekolah agar mensosialisasikan pemanfaatan media pizza story dalam pembelajaran bidang kemampuan berbahasa khususnya keterampilan berbicara dan kepada peneliti selanjutnya untuk menyempurnakan media pembelajaran pizza story sehingga menjadi lebih inovatif.