Skripsi
Kajian model pembelajaran menulis lintas kurikulum / Srining Wulansari
Abstrak
Kata kunci kurikulum keterampilan menulis pembelajaran menulis lintas kurikulum Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang digunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung. Dalam kegiatannya menulis adalah menuangkan ide-ide melalui simbol-simbol grafik. Simbol-simbol grafik tersebut diolah dan dirangkai menjadi kesatuan kalimat yang utuh serta bermakna. Menulis juga dapat membangun pola pikir kritis dan efektif. Pembelajaran menulis tidak hanya dipelajari dalam pelajaran bahasa melainkan bisa diberbagai pelajaran yakni pelajaran Ilmu Sains Ilmu Sosial dan Matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan model-model pembelajaran menulis lintas kurikulum yang pernah diterapkan di luar negeri. Dari model-model yang ditemukan dianalisis apa konteks yang mendasari bagaimana prinsip-prinsipnya bagaimana wujud pembelajarannya dan manfaat dari pembelajaran menulis lintas kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka yang didukung dengan matriks analisis. Matriks analisis yang dibuat oleh peneliti berfungsi sebagai instrumen untuk memasukkan dan menganalisis data.Tahapan analisis data yang dilakukan peneliti meliputi (1) langkah persiapan (2) langkah penganalisisan dan (3) langkah penyimpulan. Berdasarkan analisis data tersebut diperoleh empat simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama ditemukan empat konteks yang mendasari pentingnya model pembelajaran menulis lintas kurikulum yakni (1) diterapkannya model pembelajaran MLK memungkinkan materi pelajaran dapat lebih dipahami oleh siswa (2) diterapkannya model pembelajaran MLK memungkinkan siswa dapat berpikir kritis (3) diterapkannya model pembelajaran MLK memungkinkan siswa dapat lebih terampil dalam komunikasi tulis dan (4) diterapkannya model pembelajaran MLK memungkinkan siswa dapat lebih terampil dalam menulis khususnya bagi siswa yang memiliki bakat dalam menulis. Kedua ditemukan tiga prinsip yang mendasari praktik pembelajaran menulis lintas kurikulum yakni (1) prinsip membangun siswa aktif dan kritis berpikir (2) prinsip mengondisikan sebuah proses dalam pembelajaran dan (3) prinsip membangun kreativitas siswa dalam berekspresi. Ketiga ditemukan tiga wujud model pembelajaran MLK yakni(1) model pembelajaran berbasis digital tool yang terbagi lagi menjadi empat model yaitu (a) From Blog to Video (b) Collaboration with Laptop (c) Newsaper Public Share dan (d) Working with Website (2) model pembelajaran MTDP (Model Text Deconstruction Process) (3) model pembelajaran CRAFTS (Context-Role-Audiences-Formats-Topics-Strong of Verb). Keempat ditemukan empat manfaat pembelajaran menulis lintas kurikulum yakni (1)melalui pembelajaran MLK keterampilan menulis siswa menjadi meningkat (2) pembelajaran MLK bermanfaat untuk meningkatkan pola berpikir kritis siswa sekaligus berdampak pada pembelajaran yang aktif (3) pembelajaran MLK meningkatkan pemahaman siswa terhadap masing-masing mata pelajaran (4)pembelajaran MLK menjadikan siswa lebih terampil dalam berkomunikasi tulis khususnya dalam dunia kerja.