Skripsi
Penerapan model role playing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas III SDN Bareng 1 Kecamatan Klojen Kota Malang / Aries Noerfitha Ramadhan
Abstrak
Kata kunci Role playing aktivitas hasil belajar IPS SD. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa di kelas III SDN Bareng 1 Kecamatan Klojen Kota Malang pembelajarannya masih berpusat pada guru. Selain itu siswa kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal tersebut berdampak pada perolehan rata-rata nilai dan ketuntasan belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan model role playing dalam pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) proses pembelajaran dengan menggunakan model role playing pada mata pelajaran IPS di SDN Bareng 1 siswa kelas III Kecamatan Klojen Kota Malang (2) aktivitas belajar siswa saat pembelajaran dengan menggunakan model role playing pada mata pelajaran IPS di SDN Bareng 1 siswa kelas III Kecamatan Klojen Kota Malang (3) hasil belajar siswa saat pembelajaran dengan menggunakan model role playing pada mata pelajaran IPS di SDN Bareng 1 siswa kelas III Kecamatan Klojen Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Bareng 1 Kecamatan Klojen Kota Malang dengan jumlah 28 suswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes observasi dan dokumentasi selama proses belajar mengajar berlangsung. Setiap siklus terdiri dari tahap planning acting observing dan reflecting dari hasil perefleksian ini kemudian dipergunakan untuk memperbaiki perencanaan (revise plan) berikutnya. Dari hasil penelitian menunjukkan penerapan model role playing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata aktivitas belajar siswa secara klasikal sebesar 69 92 pada siklus 1 pertemuan 1 sebesar 77 37 pada siklus 1 pertemuan 2 dan sebesar 81 54 pada siklus 2. Sedangkan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal sebesar 69 82 pada siklus 1 pertemuan 1 sebesar 76 96 pada siklus 1 pertemuan 2 dan sebesar 81 96 pada siklus 2. Berdasarkan analisis data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model role playing dapat berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah pembelajaran dilakukan. Saran dari penelitian ini yaitu guru dapat menggunakan role playing agar proses pembelajaran aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat.