Skripsi
Pengembangan permainan sirkuit sehat lima warna untuk mengembangkan aspek fisik motorik anak kelompok B-1 di TK Negeri Pembina II Malang / Rindia Sera Krisdiana
Abstrak
Krisdiana Rindia Sera. 2013. Pengembangan Permainan Sirkuit Sehat Lima Warna untuk Mengembangkan Aspek Fisik Motorik Anak Kelompok B-1 di TK Negeri Pembina II Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Wayan Sutama M. Pd (II) Pramono S. Pd M. Or Kata Kunci Permainan Sirkuit Sehat Lima Warna Fisik Motorik Anak kelompok TK-B Sirkuit sehat lima warna merupakan permainan yang terdiri dari beberapa pos yang dilakukan secara berkesinambungan dari pos pertama hingga terakhir yang memberi kesempatan pada anak untuk melatih keseimbangan kekuatan kelincahan dan kelentukan. Permainan ini menggunakan alat/bahan dengan 5 warna yaitu merah kuning biru hijau orens sesuai dengan namanya. Permainan ini dapat dilakukan secara berkelompok maupun individu. Berdasarkan hasil penelitian dengan cara observasi terhadap anak kelompok B-1 di TK Negeri Pembina II Malang pembelajaran fisik motorik melalui permainan sirkuit sehat lima warna belum pernah dilaksanakan dan merasa perlu untuk dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan permainan sirkuit sehat lima warna yang valid dan relevan dan diharapkan mudah menyenangkan dan aman dilakukan oleh anak. Prosedur pengembangan permainan sirkuit sehat lima warna adalah (1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi (2) melakukan perencanaan (3) mengembangkan bentuk produk awal (4) melakukan uji coba kelompok kecil kepada 6 anak kelompok B (5) melakukan revisi terhadap produk awal (6) melakukan uji lapangan/kelompok besar kepada seluruh anak kelompok B TK Negeri Pembina II Malang sebanyak 27 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada dua ahli pendidikan anak usia dini dua ahli media pembelajaran anak usia dini dan dua ahli kemampuan fisik motorik anak usia dini yang berisi rancangan produk. Sedangkan untuk teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuatitatif berupa persentase. Hasil pengembangan permainan sirkuit sehat lima warna adalah 95% anak mudah 100% anak senang 100% anak aman dalam melakukan permainan sirkuit sehat lima warna dan berdasarkan hasil uji ahli media dinyatakan layak. Berdasarkan data hasil pengembangan permainan sirkuit sehat lima warna dapat diambil kesimpulan bahwa permainan sirkuit sehat lima warna valid dan relevan serta mudah menyenangkan dan aman serta layak digunakan oleh anak TK kelompok B. Saran pemanfaatan produk berupa buku panduan video dan media sirkuit sehat lima warna perlu mempertimbangkan situasi usia dan tingkat keterampilan anak. Produk digunakan sesuai materi pembelajaran.