UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA kelas VA SDN Pakunden 2 Kota Blitar / Arifendi Ahwanto

Ahwanto, Arifendi - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci pembelajaran IPA model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi di kelas VA SDN Pakunden 2 Kota Blitar yang menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil pembelajaran mata pelajaran IPA masih di bawah rata-rata kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan oleh sekolah yaitu sebesar 42% dari 40 siswa atau dapat dikatakan ada 17 siswa atau sebesar (42%) yang mendapat nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sedangkan 23 siswa atau sebesar (58%) lainnya belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA (2) Bagaimanakah aktivitas belajar siswa dalam mata pelajaran IPA (3) Bagaimanakah hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 1 kali pertemuan. Subyek penelitian adalah siswa kelas VA yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi tes dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari data observasi sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil tes formatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) pada mata pelajaran IPA kelas VA SDN Pakunden 2 Kota Blitar mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Pada penerapannya pembelajaran menjadi lebih bermakna karena melibatkan siswa untuk mengalami sendiri. Sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif. Aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 16%yaitu pada siklus I sebesar 66% dan pada siklus II sebesar 82%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yang bertahap. Hal ini terlihat dari perolehan nilai rata-rata hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan secara bertahap pada pra tindakan yaitu 53 pada siklus I menjadi 73 97 dan pada siklus II menjadi 77 65. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) mata pelajaran IPA kelas VA SDN Pakunden 2 Kota Blitar mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Saran bagi guru pembelajaran IPA model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA di kelas VA SDN Pakunden 2 Kota Blitar. Tapi perlu juga diperhatikan bahwa pada pelaksanaannya memerlukan suatu persiapan yang cukup agar pembelajaran berlangsung efektif dan bermakna.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.357044 AHW p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2013.
Deskripsi Fisik
ix, 168 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01410/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - MODEL PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. Heru Agus Tri Widjaja ; 2. Endro Wahyono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik