Skripsi
Pengembangan bahan ajar tematik \"Kegiatan Sosial\" dengan pendekatan kontekstual konstruktivistik untuk siswa kelas III SDIT At-Taqwa Wiyung Surabaya / Aminah Nudiya Lissholati
Abstrak
Kata kunci bahan ajar tematik kegiatan sosial kontekstual konstruktvistik Pembelajaran tematik erat kaitannya dengan kontekstualisasi materi dan kegiatan yang bersifat konstruktif. Berdasarkan analisis kebutuhan 94% siswa merasa tema Kegiatan Sosial menarik dan 100% guru setuju dikembangkan bahan ajar tematik karena belum tersedianya bahan ajar seperti yang dibutuhkan. Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar tematik Kegiatan Sosial sesuai konsep tematik murni yang teruji valid secara teoretik oleh ahli valid secara praktik oleh pengguna dan efektif mencapai tujuan pembelajaran. Kajian pustaka meliputi pembahasan tentang penelitian terdahulu konsep pembelajaran tematik pendekatan kontekstual pendekatan konstruktivistik pengembangan bahan ajar. Berdasarkan kajian penelitian terdahulu penelitian pengembangan adalah metode penelitian yang dilakukan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono 2009 297). Metode yang digunakan penelitian ini adalah pengembangan Borg dan Gall yang diadaptasi sesuai kebutuhan pengembangan yaitu (1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan (2) Mengembangkan produk awal (3) Validasi ahli dan revisi serta uji validitas soal pre-tes pos-tes (4) Uji coba per orangan dan revisi produk (5) Uji coba lapangan dan revisi produk akhir. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dari hasil penyebaran angket untuk menilai validitas dan analisis uji beda untuk mengetahui tingkat keefektifan produk. Setelah melalui tahapan penelitian diperoleh hasil validasi ahli dan revisinya hasil validasi pengguna hasil uji coba per orangan dan uji coba lapangan serta revisinya. Berdasarkan validasi ahli dan pengguna diperoleh hasil valid masing-masing mencapai 90% dan 80 3% dan penilaian pre-tes dan pos-tes menunjukkan adanya perbedaan rata-rata nilai pos-tes antara kelas yang diberi produk dan kelas kontrol dari nilai t-hitung t-tabel (2 899 1 999). Selain itu teramati juga keaktifan siswa saat uji coba pembelajaran. Produk dikaji kesesuaiannya dengan konsep pembelajaran tematik pembelajaran kontekstual dan pengembangan bahan ajar yang baik. Dilakukan kajian analitik kekurangan dan kelebihan produk berdasarkan kondisi sebenarnya yang diperoleh selama penelitian. Kajian didasarkan pada teori yang terdapat pada kajian pustaka disertakan pula deskripsi produk yang dihasilkan secara umum. Berdasarkan uji coba disimpulkan bahwa bahan ajar termasuk kategori sangat valid secara teoretik dan praktik. Diperoleh pula perbedaan yang signifikan rata-rata nilai kelas uji dan kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahan ajar efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran. Diharapkan ada penelitian selanjutnya yang melakukan diseminasi produk dengan pengembangan yang lebih baik misalnya menemukan validator ahli dengan kualifikasi di bidangnya.