Tugas Akhir
Rancang bangun mesin penggiling kotoran kambing / Aan Ardiansyah
Abstrak
Kata Kunci mesin penggiling kotoran kambing Dalam bidang pertanian penggunaan pupuk organik semakin banyak dimanfaatkan sebagai media penyubur tanah. Salah satu yang sering digunakan masyarakat adalah kotoran kambing Selama ini masyarakat sudah banyak menggunakan kotoran kambing untuk dimanfaatkan pada lahan pertaniannya. Tetapi cara penggunakan kotoran kambing dari kebanyakan masyarakat masih dengan cara disebarkan secara langsung pada lahannya. Hal ini dirasa kurang efektif karena proses peleburan kotoran dengan tanah memerlukan waktu yang lama. Maka dari itu diperlukan inovasi sebuah mesin untuk membantu masyarakat mengolah kotoran kambing yang padat tersebut menjadi serbuk pupuk yang lebih baik. Metode yang digunakan untuk merancang mesin penggiling kotoran kambing tersebut berdasarkan kebutuhan yang ada dimasyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan perancangan draft design engineering design manufacturing design dan terakhir adala proses pembuatan mesin. Tujuan dari pembuatan mesin penggiling kotoran kambing tersebut adalah untuk memberikan solusi terhadap peningkatan keefektifitasan pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk. Dengan proses melumatkan kotoran kambing yang padat menjadi hancur berupa serbuk mesin penggiling ini dapat mengoptimalkan penggunaan kotoran kambing sebagai pupuk organik. Perancangan mesin sebagai tugas akhir ini berupa mesin penggiling kotoran kambing dengan spesifikasi panjang 850 mm lebar 620 mm tinggi 1200 mm menggunakan daya motor 1 HP dan berkapasitas 4 13 kg/menit. Dalam pengoprasiannya mesin penggiling kotoran kambing tersebut menggunakan dua buah piringan yaitu piringan statis dan piringan dinamis kedua piringan tersebut akan saling bergesekan sehingga kotoran kambing padat yang masuk diantara piringan tersebut akan hancur menjadi serbuk atau butiran halus. Produk dari perancangan mesin tersebut adalah mesin penggiling kotoran kambing yang nantinya bisa disebarluaskan untuk membantu masyarakat di desa Sanan Kerto dalam penyediaan pupuk organik dari hasil kotoran kambing ternak mereka. Untuk penggunaan mesin penggiling kotoran kambing tersebut disarankan supaya digunakan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat agar mesin selalu dalam kondisi baik dan umur mesin bisa bertahan lama.