Tesis
Kesulitan menyelesaikan soal cerita berbasis pecahan oleh siswa kelas IV SD Negeri Penanggungan 2 Malang / oleh Herutomo
Abstrak
ABSTRAK Herutomo 1998. Keterkaitan Menyelesaikan Soca Cerita Berbasis Pecahan oleh Siswa kelas IV Sekotah Dasar Negeri Penaneettnean 2 MaLane. Tesis Jurusan Pendidikan Matematika Dasar Program Pascasarjana IKIP MALANG. Pembimbing (1) Dr. H.Akbar Sutawidjaja M.Ed (II) Dr. Suhadi Ibnu M.A. Kata-kata kunci Soal cerita Basis pecahan. Matematika Sekolah adalah matematika yang diajarkan di Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Matematika Sekolah terdiri dari atas bagian-bagian kemampuan dan membentuk pribadi siswa serta berpadu pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dua ciri penting dan matematika ini ialah (1) memiliki objek kejadian yang abstrak dan (2) berpola pikir deduktif dan konsisten. Fungsi matematika sekolah di jenjang pendidikan dasar antara lain mempersiapkan siswa agar dapat menggunakan matematika dan pola pikir dalam kehidupan sehari-hari serta dalam mempelajari berbagai ilmu pengetahuan. Sedangkan salah satu tujuan khususnya adalah menumbuhkan dan mengembangkan ketrampilan berhitung sebagai alat dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan program pengajaran matematika di kelas IV Sekolah Dasar yang berkaitan dengan kehidupan sehari hari diaplikasikan dalam bentuk soal cerita. Siswa diharapkan akan memiliki ketrampilan/kemampuan untuk memilahkan yang diketahui yang ditanyakan dan pengerjaan yang diperlukan . Kesulitan untuk mencapai tujuan khusus ini berkaitan dengan (1) menuliskan apa yang diketahui (2) menuliskan apa yang ditanyakan (3) membuat model matematika dan (4) melaksanakan perhitungan. Siswa yang masih belum dapat memahami soal cerita dapat dibantu dengan perlakuan khusus dalam proses pembelajaran. Guru perlu menyusun rencana pembelajaran yang sesuai untuk menolong siswa tersebut. Soal cerita di sekolah dasar diberikan mulai kelas sampai kelas VI. Sedangkan basis yang dikandung dalam setiap soal cerita berdasarkan pada letak catur wulan kelas maupun topik yang sedang dibahas Di sekolah dasar kelas IV catur wulan ke dua soal tersebut mengaplikasikan bilangan pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dan strategi penyelesaian soal cerita berbasis pecahan berkaitan dengan (1) menuliskan bahan-bahan yang diketahui (2) menuliskan masalah-masalah yang ditanyakan (3) membuat model matematika dan (4) menyelesaikan model matematika yang telah disusunnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil 8 responden serta melakukan perbaikan dengan melaksanakan tiga kali tindakan. Secara ringkas tindakan I secara urut meliputi perenungan perencanaan pembelajaran tes penetapan responden wawancara dan refleksi. Sedangkan tindakan II secara urut meliputi perbaikan pembelajaran tes dan analisis wawancara serta refleksi. Begitu pula pada tindakan III meliputi perbaikan pembelajaran tes dan analisis refleksi. Sedangkan pelaksanaan tindakannya diberikan saat dilakukan wawancara yang membahas permasalahan soal tes. Hasil dari penelitian menunjukkan letak kesalahan yang dibuat oleh siswa meliputi (1) siswa kurang mampu menuliskan bahan yang diketahui dalam soal (2) siswa cukup mampu menuliskan materi yang ditanyakan dalam soal (3) siswa kurang mampu membuat model matematika (4) siswa kurang teliti da-am menyelesaikan perhitungan walaupun memiliki kemampuan untuk menghitung. Bertitik tolak dari hasil temuan penelitian ini beberapa saran yang diperkirakan dapat meningkatkan kemampuan siswa adalah (1) siswa dilatih dan diharuskan untuk menulis-kan bahan yang diketahui (2) siswa diminta menjawab secara sempurna yang terdiri dari menuliskan bahan yang diketahui materi yang ditanyakan jawab dan kesimpulannya (3) siswa dilatih membuat model matematika (4) siswa diwajibkan meneliti kembali hasil pekerjaan bila ada waktu yang tersedia (5) informasi/penjelasan ke siswa tidak cukup hanya satu atau dua kali.