Skripsi
Pengaruh bimbingan teknis perusahaan Nestle terhadap peningkatan kemampuan usaha ternak sapi Desa Wonoagung Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang / Septiana Triutami
Abstrak
Kata Kunci Bimbingan Teknis Kemampuan Usaha Ternak Bimbingan teknis merupakan hal penting dan berfungsi sebagai upaya peningkatan kemampuan individu maupun kelompok secara optimal dan hasilnya dapat lebih tepat guna sebagaimana kebutuhan sasaran. Lokasi penyelenggaraan bimbingan teknis adalah di Koperasi Usaha Bersama (KUB) Sami Mandiri di Desa Wonoagung Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang. Bimbingan teknis dilaksanakan oleh perusahaan Nestle bertujuan mengembangkan kapasitas para peternak sapi dalam mencapai kemampuan usaha ternak. Rumusan masalah penelitian (1) bagaimana teknis yang dilakukan oleh perusahaan Nestle bagi peternak sapi (2) bagaimana gambaran kemampuan usaha ternak sapi (3) adakah hubungan antara bimbingan teknis perusahaan Nestle dengan peningkatan usaha ternak (4) seberapa besar tingkat pengaruh (kontribusi) bimbingan teknis perusahaan Nestle terhadap peningkatan usaha ternak. Rancangan penelitian yaitu kuantitatif korelasional antara dua variabel yaitu variabel X (bimbingan teknis) dan variabel Y (kemampuan usaha ternak). Sampel berjumlah 93 orang diambil berdasarkan Purposive Sample. Metode dalam penggalian data yaitu kuisioner wawancara dan dokumentasi. Teknik analisanya yaitu teknik analisis product moment pearson dan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dua variabel dan terdapat tingkat pengaruh antara keduanya. Saran dari penelitian ini (1) kegiatan ini harus terus berlangsung guna mencapai hasil pemberdayaan masyarakat yang lebih maksimal (2) lembaga Desa Wonoagung harus terus mendukung kegiatan peternakan masyarakat karena kapasitas peternak sudah bagus dan berbagai inovasi bimbingan teknis dapat diterima dan diterapkan oleh peternak serta didukung pula adanya lahan wilayah yang subur (3) jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) harus lebih banyak melakukan kerjasama dengan instansi lembaga dan juga perusahaan ataupun lembaga koperasi sehingga berbagai penyelenggaraan kegiatan PLS tersebut dapat di ampu oleh jurusan ini.