Skripsi
Penerapan metode inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap ilmiah siswa kelas XI IPA semester II SMA Negeri 5 Malang pada materi pokok koloid / Fesy Mintania
Abstrak
Kata Kunci inkuiri terbimbing hasil belajar sikap ilmiah koloid Salah satu tujuan mata pelajaran kimia SMA berdasarkan KTSP adalah agar siswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan metode ilmiah melalui eksperimen atau percobaan. Selain itu siswa juga dituntut untuk bekerja secara ilmiah bersikap ilmiah dan dapat mengkomunikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Agar tujuan mata pelajaran kimia tercapai maka proses pembelajaran dilakukan dengan metode inkuiri terbimbing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan metode inkuiri terbimbing mengetahui penerapan metode inkuiri terbimbing dan konvensional terhadap hasil belajar serta sikap ilmiah siwa terhadap pembelajaran pada materi koloid. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental semu (quasy experimental design) post test only dan rancangan deskriptif. Rancangan eksperimen digunakan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar. Rancangan deskriptif digunakan untuk mengetahui sikap ilmiah siswa terhadap pembelajaran pada materi koloid. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA semester 2 SMA Negeri 5 Malang tahun ajaran 2012/2013 sebanyak enam kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Dari teknik ini diperoleh dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen perlakuan (silabus RPP LKS dan hand out) dan instrumen pengukuran (tes hasil belajar kognitif lembar observasi afektif dan psikomotorik serta angket sikap ilmiah siswa). Hipotesis yang diajukan diuji menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0 05. Data hasil belajar afektif psikomotorik dan sikap ilmiah dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan pembelajaran dengan metode inkuiri terbimbing pada materi pokok koloid telah berlangsung cukup baik (2) hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan metode inkuiri terbimbing lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan metode konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen 80 1 sedangkan kelas kontrol 74 8. Nilai rata-rata afektif siswa kelas eksperimen 83 8 sedangkan kelas kontrol 77 5. Nilai rata-rata psikomotorik siswa kelas eksperimen 86 1 sedangkan kelas kontrol 84 2 (3) siswa yang dibelajarkan dengan metode inkuiri terbimbing memiliki sikap ilmiah sangat baik sebanyak 41% sedangkan siswa yang dibelajarkan dengan metode konvensional memiliki sikap ilmiah sangat baik sebanyak 20%.