Tugas Akhir
Perencanaan normalisasi saluran irigasi sungai Termas di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar / Mukhamad David Febrawan
Abstrak
Kata kunci Normalisasi Saluran Irigasi Sungai Termas Saluran irigasi ini merupakan bagian yang penting dalam menunjang berlangsungnya hasil produksi pertanian di Kecamatan Udanawu yang berbeda di Kabupaten Blitar untuk itu Saluran irigasi baik saluran pembawa maupun saluran pembuang dan bangunan irigasinya harus dapat beroperasi dengan baik. Berdasarkan fungsi pengelolaan pengairan pada saluran irigasi Di Kecamatan Udanawu ini dinilai masih kurang normal seiring kondisi cuaca dan alam yang semakin tidak menentu serta banyaknya tumpukan sedimen yang mengakibatkan saluran tidak mampu mengontrol banyaknya debit air pada musim penghujan. Selain itu juga ada bagian yang rusak pada dinding-dinding saluran tersebut. Pada musim kemarau saluran ini harus berjalan normal untuk menyalurkan air ke persawahan. Permasalahan yang ditinjau dalam proyek akhir ini adalah sebagai berikut (1) bagaiman mendesain saluran irigasi yang normal (2) berapa debit air yang dapat dialirkan (3) bagaimana spesifikasi teknis normalisasi saluran irigasi (4) berapa Rencana Anggaran Biaya untuk normalisasi saluran irigasi Di Sungai Termas Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan Proyek Akhir ini adalah melalui fakta empiris dan analitis dengan menggunakan pedoman Perencanaan Saluran irigasi ( KP-03 ) yang diterbitkan oleh Dirjend Pengairan Kementrian Pekerjaan Umum tahun 1986. Hasil perencanaan normalisasi saluran irigasi adalah sebagai berikut (1) desain saluran irigasi Primer ini berbentuk trapesium (P0-P9) dengan tinggi 5 5 m lebar bawah 12 m lebar atas 17 30 m tinggi permukaan air 3 m tinggi jagaan 1 5 m panjang saluran 613 m dan kemiringan saluran 2 3. (2) Debit rencana setelah saluran dinormalisasi sebesar 30 016 m /det dengan kecepatan aliran 0 96 m/det. (3) Spesifikasi teknis pekerjaan normalisasi saluran (a) Pengerukan atau pembuangan sedimen dilakukan dengan menggunakan alat berat excavator sebanyak 4697 2 m (b) perbaikan dinding saluran menggunakan pasangan batu kali sabanyak 759.55 m dengan menggunakan spesi campuran 1 PC 4 Pasir. (4) Biaya yang diperlukan untuk pekerjaan normalisasi saluran meliputi pekerjaan (a) persiapan sebesar Rp 5.000.000 (b) pengerukan / pembuangan sedimen sebesar Rp. 392.169.228 00 (c) perbaikan dinding saluran sebesar Rp. 529.163.294 00 Total anggaran biaya normalisasi saluran sebesar Rp. 926.332.522 00 (Sembilan ratus dua puluh enam juta tiga ratus tiga puluh dua ribu lima ratus dua puluh dua rupiah).