Disertasi
Pengaruh strategi problem based learning dan kooperatif group investigation melalui lesson study terhadap keterampilan berpikir kompleks pada matakuliah pengetahuan lingkungan / Safilu
Abstrak
Kata-kata Kunci PBL Kooperatif GI lesson study kemampuan akademik berpikir kompleks. Paradigma pembelajaran sains di Indonesia mulai dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi sudah saatnya perlu dirancang secara sistematis untuk menekankan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran dan membantu mengoptimalkan potensi kemampuan berpikir pebelajar yang diperlukan bagi kehidupannya kelak. Demikian pula dalam pembelajaran matakuliah Pengetahuan Lingkungan di Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Haluoleo yang selama ini masih menggunakan strategi konvensional perlu diubah dengan strategi pembelajaran inovatif yang menekankan aspek pemberdayaan keterampilan berpikir mahasiswa. Diperlukan strategi dan perangkat pembelajaran yang tepat untuk menyelenggarakan pembelajaran berkualitas dan dapat memberi peluang kepada mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran menguasai konsep teoritis dan mengembangkan keterampilan berpikirnya. Salah satu alternatif yang dapat ditempuh oleh dosen untuk menghasilkan perangkat dan menyelenggarakan pembelajaran berkualitas tersebut adalah melalui lesson study yang merupakan suatu model pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegialitas yang saling membantu untuk meningkatkan keprofesionalan dosen. Metode penelitian ini terdiri dari dua tahapan yaitu (1) pengembangan perangkat dan penyempurnaan proses pembelajaran matakuliah pengetahuan lingkungan dengan menerapkan strategi PBL dan kooperatif GI melalui lesson study dan (2) penelitian eksperimen bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran PBL dan kooperatif GI dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan melalui lesson study dan membandingkannya dengan strategi pembelajaran konvensional terhadap keterampilan berpikir memecahkan masalah berpikir kritis berpikir kreatif dan mengambil keputusan pada matakuliah Pengetahuan Lingkungan berdasarkan kemampuan akademik berbeda. Subjek penelitian adalah mahasiswa peserta matakuliah Pengetahuan Lingkungan pada Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Haluoleo semester genap tahun akademik 2011/2012. Lesson study dilaksanakan pada mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yang terdiri dari dua kelas masing-masing satu kelas mengikuti strategi pembelajaran PBL dan satu kelas mengikuti strategi pembelajaran kooperatif GI. Setiap kelas berjumlah 38 mahasiswa yang terdiri atas sembilan kelompok diskusi Penelitian eksperimen dilaksanakan pada mahasiswa program studi Pendidikan Fisika dan Kimia yang secara purposive dengan mempertimbangkan kemampuan akademik mahasiswa dibagi menjadi 3 kelas eksperimen masing-masing satu kelas mengikuti strategi pembelajaran PBL satu kelas mengikuti strategi pembelajaran kooperatif GI dan satu kelas mengikuti strategi konvensional. Setiap kelas berjumlah 32 mahasiswa terdiri dari mahasiswa berkemampuan akademik atas dan berkemampuan akademik bawah. Rancangan penelitian eksperimen mengacu pada rancangan penelitian eksperimen semu pretest-postest pola faktorial 3 x 2. Variabel bebas adalah strategi pembelajaran yang terdiri atas tiga jenis yaitu strategi PBL kooperatif GI dan konvensional sebagai faktor A sedangkan faktor B adalah kemampuan akademik yang terdiri atas kemampuan akademik atas dan bawah sebagai variabel moderator. Variabel terikat adalah keterampilan berpikir memecahkan masalah berpikir kritis berpikir kreatif dan mengambil keputusan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes lembar observasi dan angket tanggapan mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui lesson study dapat dikembangkan perangkat pembelajaran strategi PBL dan kooperatif GI yang meliputi Silabus SAP LKM dan Instrumen evaluasi yang berpotensi meningkatkan keterampilan berpikir memecahkan masalah berpikir kritis berpikir kreatif dan mengambil keputusan mahasiswa pada pembelajaran matakuliah Pengetahuan Lingkungan menyempurnakan proses pembelajaran yang ditinjau dari aspek peningkatan partisipasi kedisiplinan kemandirian mahasiswa dan aktivitas dosen dalam proses pembelajaran dan dapat berimplikasi terhadap kesadaran dosen untuk menyelenggarakan pembelajaran yang berkualitas. Hasil penelitian eksperimen menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kompleks mahasiswa. Strategi pembelajaran PBL berbeda nyata dengan strategi GI dan berbeda sangat nyata dengan strategi konvensional terhadap keterampilan berpikir memecahkan masalah sedangkan terhadap keterampilan berpikir kritis berpikir kreatif dan mengambil keputusan berbeda sangat nyata antara ketiga strategi pembelajaran (2) Kemampuan akademik berpengaruh nyata terhadap keterampilan berpikir memecahkan masalah berpikir kritis dan berpikir kreatif tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap keterampilan mengambil keputusan. (3) Interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemampuan akademik berpengaruh nyata terhadap keterampilan memecahkan masalah sedangkan terhadap keterampilan berpikir kritis berpikir kreatif dan mengambil keputusan berpengaruh sangat nyata (4) ada hubungan yang positif antara keterampilan berpikir memecahkan masalah berpikir kritis berpikir kreatif dan mengambil keputusan mahasiswa baik pada mahasiswa berkemampuan akademik atas maupun pada mahasiswa berkemampuan akademik bawah dan (5) tanggapan mahasiswa terhadap penerapan strategi pembelajaran PBL dan GI umumnya setuju sedangkan penerapan strategi konvensional umumnya tidak setuju bahwa pembelajaran pada setiap topik sangat menarik dan tidak membosankan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa strategi PBL dan kooperatif GI berpotensi untuk memberdayakan keterampilan berpikir kompleks mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan saran (1) Pemberdayaan potensi berpikir pebelajar hendaknya merupakan bagian yang terintegrasi dalam kurikulum pendidikan sains dan ilmu pengetahuan di Indonesia. Khususnya dalam proses pembelajaran hendaknya menekankan pemberdayaan potensi berpikir pebelajar daripada hanya sekedar menyampaikan kepada pebelajar sejumlah pengetahuan yang belum tentu berguna bagi masa depan pebelajar (2) Untuk mengembangkan perangkat dan mengoptimalkan proses pembelajaran di perguruan tinggi terutama dalam upaya meningkatkan aktivitas kreativitas dan kemandirian mahasiswa dalam proses pembelajaran serta pemberdayaan keterampilan berpikir mahasiswa dosen diharapkan senantiasa melakukan kegiatan lesson study (3) Khususnya kepada tim pengampu matakuliah Pengetahuan Lingkungan agar dapat menerapkan strategi PBL dan kooperatif GI sebagai strategi pembelajaran yang berpotensi untuk mengembangkan keterampilan berpikir mahasiswa dan dapat membentuk kedisiplinan kemandirian dan kooperatif mahasiswa dalam belajar.