Skripsi
Hubungan antara sikap kepala sekolah terhadap teknologi informasi dan adopsinya untuk inovasi manajemen pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-kota Blitar / Luthfi Alfiana Nugraheni
Abstrak
Kata kunci teknologi informasi sikap adopsi inovasi manajemen pembelajaran Kemajuan teknologi informasi sangat berpengaruh terhadap kemajuan dunia pendidikan saat ini. Kepemimpinan kepala sekolah memegang peranan penting dalam upaya menghadapi perkembangan teknologi informasi untuk pendidikan. Kepala sekolah memungkinkan untuk memanfatkan teknologi informasi untuk kegiatan manajemen salah satunya adalah inovasi manajemen pembelajaran. Masalah penelitian ini adalah (1) bagaimana sikap kepala SMP se-kota Blitar terhadap teknologi informasi untuk inovasi manajemen pembelajaran (2) seberapa tinggi tingkat adopsi kepala SMP se-kota Blitar terhadap teknologi informasi untuk inovasi manajemen pembelajaran (3) apakah ada hubungan antara sikap kepala SMP se-kota Blitar terhadap teknologi informasi dan adopsinya untuk inovasi manajemen pembelajaran . Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan sikap kepala SMP se-kota Blitar terhadap teknologi informasi untuk inovasi manajemen pembelajaran (2) untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat adopsi kepala SMP se-kota Blitar terhadap teknologi informasi untuk inovasi manajemen pembelajaran (3) untuk mengetahui hubungan sikap kepala SMP se-kota Blitar terhadap teknologi informasi dan adopsinya untuk inovasi manajemen pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Untuk itu peneliti mengambil sampel kepala sekolah SMP se-kota Blitar dalam penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kepala sekolah menyikapi teknlogi informasi yang ada dan adopsinya untuk inovasi manajemen pembelajaran di sekolah. Instrumen penelitian ini menggunakan angket. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan (1) sikap kepala SLTP se-kota Blitar terhadap teknologi informasi masuk dalam kategori sangat tinggi (2) adopsi teknologi informasi kepala SLTP se-kota Blitar masuk dalam kategori sangat tinggi (3) terdapat hubungan yang signifikan antara sikap kepala SLTP se-kota Blitar terhadap teknologi informsi dan adopsinya untuk inovasi manajemen pembelajaran di kota Blitar. Apabila sikap yang ditunjukkan oleh seorang kepala sekolah tinggi maka adopsi yang ditunjukkan oleh kepala sekolah juga lebih tinggi. Begitu juga sebaliknya apabila sikap yang ditunjukkan oleh kepala sekolah negatif maka adopsi yang ditunjukkan oleh kepala sekolah juga rendah. Dari hasil penelitian disarankan sebagai berikut (1) Hendaknya kepala sekolah dapat mempertahankan sikap positifnya terhadap teknologi informasi dan penggunaan teknologi informasi untuk manajemen pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja sekolah serta dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan terus mengikuti kemajuan teknologi informasi di bidang pendidikan. Bagi kepala sekolah yang kurang menerima inovasi teknologi informasi diharapkan mempunyai sikap yang terbuka terhadap perkembangan teknologi informasi dan lebih meningkatkan penguasaan dan adopsi teknologi informasi untuk kegiatan sekolah (2) bagi Kepala Dinas Pendidikan diharapkan mendukung program sekolah untuk memfasilitasi sumber belajar yang memadai bagi peserta didik (3) bagi Pengawas Pendidikan hendaknya dapat mengevaluasi mengarahkan dan memberikan motivasi kepala sekolah untuk lebih meningkatkan fasilitas manajemen pembelajaran serta mempertahankan sikap kepala sekolah agar selalu terbuka terhadap perkembangan teknologi informasi untuk diadopsi sebagai sumber belajar (4) bagi Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan diharapkan bagi ketua jurusan Administrasi Pendidikan dan dosen bisa mengadakan workshop maupun pelatihan yang berkaitan dengan teknologi informasi untuk kepala sekolah sehingga membantu kepala sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan penguasaan tentang teknologi informasi yang bermanfaat untuk manajemen pembelajaran dan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (5) bagi peneliti lain hendaknya dapat dijadikan sumber referensi tentang penelitian teknologi informasi dan bisa dikembangkan lebih lanjut untuk penelitian-penelitian selanjutnya diantaranya pada jenjang pendidikan yang berbeda dan dapat dilakukan penelitian komparasi antara sekolah negeri dan swasta.