Skripsi
Peningkatan kemampuan siswa mengembangkan keterampilan proses melalui pendekatan contextual teaching and learning pada pembelajaran IPA kelas IV di SDN Sumberdadi Kecamatan Bakung / Widarto
Abstrak
Kata Kunci Peningkatan Keterampilan Proses PendekatanCTL Pembelajaran IPA. Hasilobservasipendahuluanpembelajaran IPA kelas IV SDN Sumberdadi-menunjukkanbahwapembelajaran IPA kelas IV dilaksanakandenganmetodecara-mahdantanyajawab. Kondisiiniberakibatketerampilan proses siswatidakdapatber-kembang. Kenyataaninimenginspriasipenelitimelakukanpenelitianpembelajaran IPA untukmeningkatkankemampuansiswamengembangkanketerampilan proses. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap dan mendeskripsikan (1) pelaksanaan pembelajaran IPA kelas IV pada tahap pra tindakan (2) kemampuan siswa mengembangkan keterampilan proses dalam pembelajaran IPA pada tahap pratindakan (3) pelaksanaan pembelajaran IPA kelas IV dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning pada setiap siklus (4) kemampuan siswa mengembangkan keterampilan proses dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning pada tiap siklus dan (5) peningkatan kemampuan siswa mengembangkan keterampilan proses dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas 3 pertemuan. Subjek penelitian siswa kelas IV sebanyak12 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan wawancara dokumentasi dan catatan lapangan pada saat kegiatan tindakan dilakukan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAkelas IVpada tahap pratindakan mencapaikualifikasi kurang baik denganpersentaseketerca-paian26 8%.Kemampuan siswa mengembangkan keterampilan proses pada tahap pratindakan nilai yang dicapaipadakualifikasi kurang baik denganpersentaseketer-capaian13%. Pembelajaran IPA kelas IVpada siklus Ipertemuanpertama kedua-danketigamencapaipersentasedankualifikasiberturut-turut 88% (sangatbaik) 88% (sangatbaik) 90% (sangatbaik). Peningkatanpencapaianpersentasenilaipembelaja-ransebesar 61.2% terjadidaripembelajaranpadatahappratindakanmenujuperte-muanpertamasiklus I.Pembelajaran IPA kelas IVpada siklus II pertemuanpertama keduadanketigamencapaipersentasedankualifikasiberturut-turut 92% (sangatbaik) 94% (sangatbaik) 98% (sangatbaik). Pelaksanaan pembelajaran IPA kelas IV mengalami peningkatan sedikit demi sedikitmulaipertemuanpertamasiklus I sampaipertemuanketigasiklus II denganpersentasepeningkatan rata-rata sebesar 2%.Kemampuansiswamengembangkanketerampilan proses padasiklus I perte-muanpertama kedua danketigamencapaipersentasedankualifikasiberturut-turut57% (cukupbaik) 65% (cukupbaik) 68% (cukupbaik). Kemampuansiswa-mengembangkanketerampilan proses padasiklus II pertemuanpertama kedua danketigamencapaipersentasedankualifikasiberturut-turut 69% (cukupbaik) 72% (baik) 77% (baik). Kemampuan siswa mengalami peningkatan sedikit demi sedi-kitmulaipertemuanpertamasiklus I sampaipertemuanketigasiklus II dengan rata-rata peningkatansebesar 4 4%. Kesimpulan hasil penelitian ini adalahPelaksanaan pendekatan pembela-jaran CTL pada pembelajaran IPA kelas IV dengan kriteria sangat baik dapat meningkatkan kemampuan siswa mengembangkan keterampilan proses dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankanbahwadalam mengajar guru hendaknya menggunakan pendekatan pembelajaran CTL dalam pembelajaran IPA untuk mengembangkan keterampilan proses. Mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran dan lembar kerja kelompok dengan matang sebelum menerapkan Pendekatan pembelajaran CTL dalam pembelajaran IPA. Guru hendaknya membimbing siswa dalam pembelajaran yang menggunakan Pendekatan Pembelajaran CTL agar siswadapatmengikutipembelajarandengane-fektif.