Skripsi
Perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC 5E - TPS dengan LC 5E pada materi asam basa kelas XI SMK Negeri 6 Malang / Ade Trisnawati
Abstrak
Trisnawati Ade. 2013. Perbedaan Hasil Belajar antara Siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran LC 5E-TPS dengan LC 5E pada Materi Asam Basa Kelas XI SMK Negeri 6 Malang. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Darsono Sigit M.Pd (II) Dra. Hj. Hayuni Retno Widarti M.Si. Kata kunci Learning Cycle 5E - Think Pair Share hasil belajar Asam Basa. Sekolah Menengah Kejuruan merupakan sekolah yang didirikan untuk meningkatkan kualitas perkembangan siswa agar lebih kompeten dalam dunia kerja. Dalam kurikulum SMK terdapat tiga kelompok materi pelajaran yang harus diberikan kepada siswa yaitu materi pelajaran normatif adaptif dan produktif. Ketiga materi pelajaran tersebut harus berjalan beriringan agar dapat menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan program keahliannya. Salah satu mata pelajaran adaptif di SMK adalah mata pelajaran Kimia. Dalam hal ini guru diberi kesempatan untuk memilih cara-cara penyampaian materi yang sesuai dengan karakteristik materi kimia seperti Asam-Basa. Materi Asam-Basa bersifat abstrak konseptual dan mengandung unsur perhitungan maka salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam menyampaikan materi tersebut adalah Learning Cycle 5E- Think Pair Share. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC 5E-TPS dengan LC 5E pada materi asam dan basa pada SMKN 6 Malang (2) keterlaksanaan model pembelajaran LC 5E-TPS dengan LC 5E. Rancangan penelitian menggunakan penelitian deskriptif dan eksperimental semu. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Malang. Sampel penelitian adalah kelas XI TKJ 2 dengan 35 siswa sebagai kelas eksperimen (kelas LC 5E-TPS) dan kelas XI TKJ 3 dengan 34 siswa sebagai kelas kontrol (kelas LC 5E). Instrumen penelitian meliputi silabus RPP LKS handout dan tes hasil belajar untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa serta lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran LC 5E-TPS dan LC 5E dan hasil belajar afektif. Tes hasil belajar kognitif terdiri atas 20 butir soal objektif yang valid dan reliabel. Data hasil belajar kognitif kelas eksperimen dan kelas kontrol dianalisis dengan bantuan SPSS 16.0 for windows yaitu menggunakan Independent Sample t-Test dengan 945 0 05. Data keterlaksanaan model pembelajaran LC 5E-TPS dan LC 5E serta hasil belajar afektif dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC 5E-TPS (rerata nilai 79 14) dan LC 5E (rerata nilai 68 38) sesuai hasil uji-t dua pihak dengan thitung (3 684) ttabel (1 996) (2) penerapan model pembelajaran LC 5E-TPS pada materi Asam-Basa dapat terlaksana dengan baik (rerata persentase RPP sebesar 90 90%) dan LC 5E pada materi Asam-Basa dapat terlaksana dengan baik (rerata persentase RPP sebesar 90 17%).