Skripsi
Pengembangan media pembelajaran interaktif mata pelajaran fisika pokok materi gerak lurus untuk siswa kelas VII SMP Negeri 1 Slahung / Ridha Bayuavindia
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Gerak Lurus Gerak lurus merupakan salah satu pokok materi pada mata pelajaran fisika SMP kelas VII. Pokok materi tersebut dianggap sulit dan kurang diminati siswa. Pada SMP Negeri 1 Slahung terdapat beberapa masalah yang menjadi kendala dalam proses pembelajaran gerak lurus fisika kelas VII antara lain (1) siswa kesulitan dan kurang tertarik untuk mempelajari gerak lurus (2) guru mengalami kendala dalam mengilustrasikan materi gerak lurus karena belum ada media yang dapat mengilustrasikan gerak lurus menggunakan animasi (3) tidak semua penguatan materi yang dilakukan dengan percobaan berjalan maksimal. Media pembelajaran interaktif merupakan salah satu sarana untuk menyampaikan pesan dalam pembelajaran dengan menggunakan gambar animasi teks dan tampilan yang memungkinkan siswa berinteraksi dengan komputer untuk mencapai tujuan pembelajaran. Oleh karena itu dibuat suatu alternatif solusi yaitu pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis web mata pelajaran fisika pokok materi gerak lurus. Model pengembangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Sugiyono yang telah dimodifikasi dengan langkah-langkah sebagai berikut (1) potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain dan pembuatan produk (4) validasi desain dan produk (5) revisi desain dan produk (6) uji coba produk (7) revisi produk (8) uji coba pemakaian (9) revisi produk dan (10) produksi massal. Model pengembangan Sugiyono ini dipilih karena sesuai dengan tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif ini. Produk yang dihasilkan berupa media pem- belajaran berbasis web untuk mata pelajaran fisika pokok materi gerak lurus. Media pembelajaran ini memiliki beberapa fitur yaitu materi simulasi quiz dan pengelolaan user. Media pembelajaran ini bersifat online sehingga dapat diakses pada saat pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah. Hasil produk tidak dapat langsung digunakan akan tetapi harus melalui uji coba menggunakan instrumen validasi. Hasil validasi diproses menggunakan analisis data kualitatif dan deskriptif. Terdapat tiga subjek coba dalam penelitian ini yaitu ahli media ahli materi serta siswa kelas VII SMP Negeri 1 Slahung. Instrumen pengumpulan data berupa angket tertutup. Hasil dari angket tersebut diolah menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis data validasi dan uji coba diperoleh persentase dari ahli media sebesar 98 38% ahli materi sebesar 97 22% uji coba kelompok kecil sebesar 91 36% dan uji coba lapangan sebesar 90 27%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran dinyatakan layak dan siap digunakan dalam pembelajaran.