Skripsi
Pengaruh waktu pencelupan dan perbandingan garam dengan air pada proses quenching terhadap tingkat kekerasan logam AL-SI / Wahyu Dwi Prasetyo
Abstrak
Prasetyo Wahyu Dwi. 2013. Pengaruh Waktu Pencelupan Dan Perbandingan Garam Dengan Air Pada Proses Quenching Terhadap Tingkat Kekerasan Logam Al-Si. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Tuwoso. M.P (II) Drs. H. Putut Murdanto S.T. M.T. Kata Kunci logam Al-Si quenching waktu pencelupan konsentrasi garam Logam non ferrous yang banyak digunakan di segala bidang adalah aluminium. Aluminium digunakan di bidang industri transportasi seperti bahan bodi pesawat terbang blok mesin pada mobil /sepeda motor dan juga velg ban mobil. Untuk dapat meningkatkan kekerasan suatu logam dapat ditempuh dengan cara melakukan perlakuan panas. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil kekerasan dalam perlakuan panas antara lain komposisi kimia langkah perlakuan panas cairan pendingin temperatur pemanasan dan lain-lain. Dari sekian faktor yang berpengaruh pada hasil kekerasan perlakuan panas faktor media pendingin. Logam Al-Si dapat ditingkatkan kekerasanya dengan menggunakan media pendingin air garam akan dibahas lebih mendalam pada penelitian ini. Prosedur perlakuan panas meliputi proses pemanasan dengan temperatur 577 61616 C dan waktu penahanan (holding) 1 jam selanjutnya dilakukan pendinginan quenching dengan media air garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kekerasan logam Al-Si pada waktu pencelupan selama 5 menit 10 menit dan 15 menit (2) tingkat kekerasan logam Al-Si pada media pendingin air yang dicampur dengan garam sebanyak 10% 20% dan 30% (3) menghasilkan logam yang berkualitas. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan di laboratorium. Penelitian ini dimulai dari mempersiapkan spesimen yang berupa logam Al-Si. Setelah itu diberikan perlakuan panas selanjutnya dilakukan proses quenching dilakukan uji kekerasan dengan menggunakan Mikro Vickers. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan one way anova. Analisis statistik tersebut digunakan untuk menguji hipotesis. Objek penelitian ini adalah logam Al-Si yang kemudian diberi perlakuan hardening dengan media pendingin yang berbeda. Hasil penelitian rata-rata nilai kekerasan yang diperoleh dari penelitian ini untuk waktu pencelupan selama 5 menit berturut-turut pada perbandingan garam dengan air 10% 20% 30% adalah 57 54 HV 57 61 HV dan 57 71 HV. Untuk nilai kekerasan yang mendapat waktu pencelupan selama 10 menit berturut-turut pada perbandingan garam dengan air 10% 20% 30% adalah 58 01 HV 58 03 HV dan 58 18 HV. Nilai kekerasan logam Al-Si pada waktu pencelupan selama 15 menit berturut-turut pada perbandingan garam dengan air 10% 20% 30% adalah 58 15 HV 58 25 HV dan 58 28 HV. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai kekerasan logam Al-Si sebelum mengalami perlakuan mempunyai nilai 57 4 HV. Tingkat kekerasan logam Al-Si meningkat seiring dengan bertambahnya waktu pencelupan dan bertambahnya kadar garam yang terlarut dalam media pendingin.