Skripsi
Pengembangan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran KKPI materi pokok sistem operasi berbasis teks di SMK Negeri 11 Malang / Amalia Istiqomah
Abstrak
Kata kunci Media Pembelajaran Interaktif KKPI. Materi sistem operasi berbasis teks bisa dikategorikan sebagai materi yang susah untuk dipelajari karena siswa harus memahami seluk-beluk sistem operasi berbasis teks dan juga command atau perintah yang digunakan dalam pengopera-siannya. Dari hasil observasi awal di SMK Negeri 11 Malang pada bulan Oktober 2012 diperoleh data bahwa prestasi belajar siswa pada mata pelajaran KKPI ma teri pokok Sistem Operasi Berbasi Teks rendah. Hal ini dibuktikan dengan jum lah siswa yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) pada ula ngan harian mengenai sistem operasi berbasis teks adalah 127 siswa dari total ke-seluruhan 153 siswa pada kelas X TKJ 1 X TKJ 2 X TKJ 3 dan X RPL atau se-kitar 83%. Tujuan dari pembuatan media pembelajaran interaktif ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran KKPI materi po-kok Sistem Operasi Berbasis Teks untuk siswa kelas X SMK serta menilai kela-yakan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran KKPI materi pokok Sistem Operasi Berbasis Teks yang dikembangkan. Media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran KKPI dikembangkan dengan metode pengembangan media Research and Development oleh Sugiyono. Teknik pengujian yang digunakan adalah teknik uji coba Sadiman. Desain uji co ba disesuaikan pelaksanaannya sesuai dengan Metode Penelitian dan Pengemba ngan menurut Sugiyono. Produk media pembelajaran berbasis media pembelaja ran interaktif pada mata pelajaran KKPI materi pokok Sistem Operasi Berbasis Teks ini terdiri dari empat kategori pilihan yaitu menu maskot dan help menu materi menu praktikum serta menu kuis. Secara keseluruhan dari hasil validasi ahli media validasi ahli materi uji coba perseorangan uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan didapatkan data akhir sebesar 88 75% untuk hasil validasi dari ahli media 92 5% untuk hasil validasi dari ahli materi 80 31% untuk hasil uji coba perseorangan 82 3% untuk hasil uji coba kelompok kecil dan 84 7% untuk hasil uji coba kelompok besar. Hasil rata-rata yang diperoleh dari kelima validator ini adalah sebesar 85 718% maka secara keseluruhan media pembelajaran interaktif ini dinyatakan valid layak dan tidak perlu dilakukan revisi.