Skripsi
Kesalahan penggunaan bestimmter und unbestimmter artikel dalam karangan mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang pada matakuliah aufsatz 1 / Fatia Noor Aisha
Abstrak
Kata Kunci Kesalahan bestimmter und unbestimmter Artikel Aufsatz 1 Dalam bahasa Jerman kata sandang terbagi menjadi tiga jenis yaitu maskulin feminin dan netral. Kata sandang memegang peranan yang sangat penting sebagai penyerta sebuah kata benda. Dalam penggunaannya kata sandang harus dideklinasikan sesuai dengan Genus Numerus dan Kasus kata benda yang disertainya. Namun pada praktiknya masih banyak mahasiswa yang melakukan kesalahan penggunaan bestimmter Artikel (artikel tentu) dan unbestimmter Artikel (artikel tidak tentu) pada mata kuliah Aufsatz 1. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendesripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan bestimmter und unbestimmter Artikel dalam karangan mahasiswa pada mata kuliah Aufsatz 1 dan faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah karangan dari 28 mahasiswa Angkatan 2011 Offering AA Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang pada mata kuliah Aufsatz 1. Adapun data penelitian ini adalah kalimat-kalimat dalam karangan mahasiswa pada matakuliah Aufsatz 1 yang memuat kesalahan penggunaan bestimmter und unbestimmter Artikel. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama sedangkan instrumen penunjangnya adalah tabel dokumentasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang angkatan 2011 yang melakukan kesalahan penggunaan bestimmter und unbestimmter Artikel. Adapun bentuk-bentuk kesalahannya adalah (1) kesalahan deklinasi Artikel berdasarkan Genus (2) kesalahan deklinasi Artikel berdasarkan Numerus (3) kesalahan deklinasi Artikel berdasarkan Kasus (4) kesalahan penggunaan Artikel yang tidak perlu (5) kesalahan pemilihan Artikel dan (6) kesalahan peletakkan Artikel dalam kalimat. Sementara itu faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan adalah (1) mahasiswa merasa kesulitan untuk menghafal Genus kata benda (2) mahasiswa merasa kesulitan untuk menghafal aturan pendeklinasian Artikel sesuai dengan Genus Numerus dan Kasus (3) mahasiswa merasa kesulitan mencari Genus dari kata benda tertentu dikarenakan keterbatasan kosakata dalam kamus yang mereka miliki (4) mahasiswa kurang teliti saat mendeklinasikan Artikel dan (5) mahasiswa masih belum paham perbedaan penggunaan bestimmter Artikel dan unbestimmter Artikel.