Skripsi
Pengembangan permainan sirkuit jagung untuk meningkatkan motorik kasar pada kelompok B di TK \'Aisyiyah Bustanul Athfal 4 Kota Blitar / Reni Sulistina
Abstrak
Sulistina Reni. 2013. Pengembangan Permainan Sirkuit Jagung Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Pada Kelompok B Di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 4 Kota Blitar . Skripsi Program Studi Pendidikan Guru PAUD Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Pramono S.Pd. M.Or (II) Drs. Hadi Mustofa M. Pd. Kata Kunci Pengembangan permainan sirkuit jagung motorik kasar Penelitian ini konteksnya pada hasil pengamatan pada anak kelompok B (usia 5-6 tahun) di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 4 Kota Blitar perkembangan motorik kasarnya kurang maksimal. Menganalisis penyebab masalahnya dikarenakan pendidik kurang memperh atikan tahapan perkembangan motorik kasar selain itu media pembelajaran yang digunakan untuk menstimulasi motorik kasar anak juga kurang maksimal dan kurang menarik. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah pengembangan permainan sirkuit jagung untuk meningkatkan motorik kasar pada anak kelompok B di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 4 Kota Blitar. Tujuan penelitian dan pengembangan ini diharapkan mudah dilakukan oleh anak menyenangkan anak dan tidak membahayakan dilakukan anak serta sebagai salah satu alternatif pembelajaran motorik kasar. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan. Pengembangan merupakan pendekatan penelitia n untuk menghasilkan produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada. Prosedur pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik 1) Penelitian dan pengumpulan data (wawancara observasi dan dokumentasi) 2) Perencanaan 3) Pengembangan draf produk (produk awal) 4) Uji coba lapangan awal (uji coba kelompok kecil) 5) Merivisi hasil uji coba 6) Uji coba lapangan (uji coba kelompok besar) 7) Penyempurnaan produk hasil uji lapangan. Hasil pengembangan permainan sirkuit jagung uji coba kelompok kecil adalah 100% mudah melakukan permainan 100% anak senang melakukan permainan dan 100% anak tidak berbahaya melakukan permainan sedangkan uji coba kelompok besar adalah 91 42% anak mudah melakukan permainan 100% anak senang melakukan permainan dan 100% anak tidak berbahaya melakukan permainan. Hasil pengembangan permainan tersebut sudah sesuai dengan harapan peneliti hasil ketuntasan yang dicapai lebih dari 75%. Berdasarkan data hasil pengembangan permainan sirkuit jagung dapat disimpulkan bahwa permainan sirkuit jagung mudah untuk dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan anak. Hasil pengembangan ini diharapkan dapat diuji cobakan kepada kelompok yang lebih luas dan dapat disosialisakan kepada sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana me stinya. Penelitian ini hanya terbatas pada pengembangan produk diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk menguji tingkat keefektifan dari produk yang dikembangkan.