Skripsi
Kajian desain tas rajut karya Kaboki House of Crochet Pandaan Pasuruan / Anna Eka Rahayu
Abstrak
Rahayu Anna Eka. 2013. Kajian Desain Tas Rajut Kaboki House of Crochet Pandaan Pasuruan. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Lilik Indrawati M.Pd (II) Drs. AAG Rai Arimbawa M.Sn. Kata Kunci desain tas rajut motif teknik rajut Rajut merupakan kerajinan yang membentuk suatu benda yang terbuat dari ikalan-ikalan benang dan dikerjakan manual dengan tangan. Semakin berkembangnya industri kerajinan di Indonesia banyak desain-desain produk yang terbuat dari rajutan dengan beraneka ragam jenis benang yang digunakan. Salah satu rumah produksi yang berkecimpung dalam industri rajutan adalah Kaboki House of Crochet. Desain-desain tas rajut yang up to date menjadi fokus dalam industri rajut Kaboki . Berkaitan dengan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang variasi desain tas rajut dan teknik pada varian motif tas rajut karya Kaboki House of Crochet Pandaan Pasuruan produksi tahun 2012. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang studi kasusnya mengarah pada pendeskripsian secara rinci dan mendalam mengenai variasi desain tas rajut serta teknik pada varian motif tas rajut Kaboki . Lokasi penelitian yaitu di Kaboki House of Crochet yang terletak di Jalan Raya Sukorejo-Bangil KM 1.5 Lecari Sukorejo Pandaan Pasuruan. Analisis data mengacu pada model analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen pokok yaitu reduksi data sajian data dan penarikan simpulan dengan verifikasinya. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan teknik trianggulasi metode yang terdiri dari dokumentasi wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi wawancara serta dokumentasi diperoleh data berupa variasi desain tas rajut Kaboki yang dikelompokkan dalam tiga golongan yaitu maxi midi dan mini. Pengelompokan variasi desain tersebut berdasarkan ukuran tas. Desain maxi merupakan tas rajut dengan ukuran rata-rata lebih dari 40 30 cm golongan midi tidak lebih dari 40 cm dan golongan mini berukuran rata-rata 20 cm. Teknik pada varian motif tas rajut Kaboki sangat bervariasi. Dari ke-12 desain tas rajut yang diobservasi terdapat 6 variasi motif yang dimanfaatkan namun secara keseluruhan teknik yang digunakan sama hanya terdapat modifikasi pada teknik atau jenis tusukan rajut sehingga memunculkan motif yang bervariasi. Jenis tusukan rajut atau teknik yang digunakan secara umum yaitu tusuk tunggal atau tusuk mati (sc) setengah tusuk ganda (hdc) dan tusuk ganda atau tusuk tiang (dc). Dari seluruh variasi desain dengan motifnya masing-masing desain tas rajut dengan motif yang rapat menjadi desain yang paling diminati oleh konsumen Kaboki . Motif rapat tersebut terbentuk oleh teknik rajut tusuk tunggal atau tusuk mati (sc) yang membentuk tekstur rajutan rapat sehingga tas rajut tidak mudah melar seperti pada desain tas rajut Maribaya Krakatau dan Adora Mini .