Skripsi
Implementasi permainan bola taker untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK Plus Al-Kautsar Malang / Dika Yulanda Wijaya
Abstrak
Kata Kunci Permainan Bola Taker Kemampuan Motorik Kasar Berdasarkan hasil observasi terhadap anak kelompok A di TK Plus Al- Kautsar Malang dalam bermain memasukkan bola keranjang cenderung rendah. Hasil yang diperoleh adalah dari 26 anak yang dapat melakukan kegiatan memasukkan bola pada keranjang sebanyak 7 anak yang mampu melakukan dengan benar. Faktor yang menyebabkan karena metode pembelajaran kurang menarik bagi anak oleh karena itu untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak di TK Plus Al-Kautsar Malang peneliti melakukan penelitian melalui permainan bola taker. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Bagaimanakah implementasi permainan bola taker untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK Plus Al-Kautsar Malang (2) Bagaimanakah peningkatan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK Plus Al-Kautsar Malang setelah diimplementasikan permainan bola taker Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan pada kelompok A di TK Plus Al-Kautsar Malang. Subyek penelitian adalah anak kelompok A dengan 26 anak terdiri dari 14 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan peneliti untuk pengumpulan data berupa lembar observasi rubrik penilaian dan dokumentasi. Peneliti terlibat secara penuh dalam kegiatan penelitian baik perencanaan pelaksanaan pengamatan maupun refleksi. Penelitian implementasi permainan bola taker dilaksanakan 2 siklus. Pada pra tindakan hasil observasi proses permainan bola taker sebesar 23 08% dan hasil observasi perkembangan kemampuan motorik kasar anak sebesar 26 92%. Pada siklus I hasil observasi proses permainan bola taker sebesar 46 15% dan hasil observasi perkembangan kemampuan motorik kasar anak sebesar 50%. Pada siklus II hasil observasi proses permainan bola taker sebesar 88 46% dan observasi perkembangan kemampuan motorik kasar anak sebesar 88 46%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi permainan bola taker dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK Plus Al-Kautsar Malang. Disarankan kepada peneliti sebaiknya permainan ini dapat dijadikan referensi bagi penelitian selanjutnya bagi Kepala Sekolah menjadi sarana untuk memotivasi guru-guru kelas agar meningkatkan mutu pembelajaran dan bagi guru sebaiknya memberikan pembelajaran yang menarik dan kreatif bagi anak.