UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi pengaruh separasi fisis dan waktu sianidasi terhadap konsentrasi Au terlarut dan konstanta dielektrik pada larutan sianida / Siti Nur Khalimah

Khalimah, Siti Nur - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Emas Separasi Magnet Flotasi Sianidasi Emas merupakan salah satu logam yang meiliki nilai ekonomi tinggi. Sehingga banyak sekali penelitian yang meneliti cara ektraksi emas dari batuan (alam). Hal ini dikarenakan ketersediaannya yang terbatas. Sianidasi merupakan salah satu metode ekstraksi emas yang banyak digunakan pada industri pengolahan emas saat ini. Sianidasi merupakan proses hidrometalurgi. Waktu pengadukan (waktu sianidasi) merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi hasil proses sianidasi. Sehingga pada penelitian ini dilakukan variasi waktu sianidasi untuk menghasilkan waktu optimum pada proses ini Sebelum dilakukan proses sianidasi dibutuhkan proses untuk penghilangan unsur penotor pada sampel. Tahap ini dapat meningkatkan efisiensi proses sianidasi. Pada raw material diindikasikan kandungan mayornya adalah Si dengan konsentrasi 40 6 % dan Fe dengan konsentrasi 39 2 %. Sehingga untuk menurunkan konsentrasi dilakukan metode fisis magnetic separation dan flotation. Dengan harapan tahap magnetic separation dapat menurunkan konsentrasi Fe melalui perbedaan sifat magnetik dan tahap flotation menurunkan konsentrasi Si melalui perbedaan massa jenis unsur yang terkandung pada sampel. Karakterisasi fisis dari larutan sianida dengan variasi kandungan Au terlarut dilakukan menggunakan pengukuran konstanta dielketrik hal ini dikarenakan pengukuran dielektrik merupakan salah satu karakterisasi fisis untuk mengetahui sifat kelistrikan batuan tersebut. Waktu sianidasi meningkatkan konsentrasi Au yang terlarut pada saat proses berlangsung. Namun terdapat penurunan konsentrasi Au terlarut pada saat variasi pengadukan selam 32 jam hal ini dimungkinkan terjadi karena unsur pengotor lain ikut terlarut di dalamnya. Sehingga dari variasi waktu pengadukan 16 32 jam dengan interval waktu 4 jam didapatkan nilai optimum Au terlarut pada saat waktu pengadukan 28 jam. Penerapan metode separasi magnet dan flotasi pada pasir mineral dapat menghilangkan unsur pengotor sehingga terjadi peningkatan konsentrasi Au setelah dilakukan proses tersebut.dari 9 91 g/ton menjadi 12 87 g/ton. Hasil karakterisasi fisis menunjukkan konstanta dielektrik menurun dengan kenaikan konsentrasi Au terlarut dalam larutan sianida sampel.


Informasi Detail
DDC
Rs 537.24 KHA s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2013.
Deskripsi Fisik
vii, 62 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02305/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. DIELEKTRIK, KONSTANTA
Pembimbing
1. Abdulloh Fuad ; 2. Markus Diantoro
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik