Skripsi
Kesesuaian kompetensi keahlian mata pelajaran produktif di SMK Negeri 3 Jombang dengan kompetensi yang diperoleh siswa pada waktu praktik kerja industri di dunia usaha/industri program keahlian teknik kendaraan ringan / Muslihatun Nafsiyatur Rohmah
Abstrak
Kata Kunci kesesuaian kompetensi keahlian kompetensi keahlian SMK Negeri 3 Jombang kompetensi keahlian DU/DI Sekolah kejuruan diselenggarakan bertujuan untuk mencetak lulusan yang siap kerja terampil dan berdaya saing. Sekolah kejuruan membekali peserta didiknya dengan keterampilan-keterampilan tertentu agar kelak setelah menyelesaikan pendidikan dapat bersaing baik sebagai pekerja di dunia usaha/dunia industri (DUDI) maupun sebagai wiraswasta. Peneliti tertarik untuk meneliti kesesuaian kompetensi keahlian produktif TKR yang ada di SMKN 3 Jombang dengan kompetensi di DU/DI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kompetensi yang ada di SMKN 3 Jombang untuk mengetahui bagaimana kompetensi keahlian yang didapat siswa saat prakerin dan untuk mengetahui bagaimana kesesuaian antara kompetensi keahlian yang ada di SMKN 3 Jombang dengan kompetensi keahlian di DU/DI. Metode yang digunakan pada penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data tentang kesesuaian kompetensi keahlian yang ada di SMKN 3 Jombang dengan kompetensi di DU/DI dilakukan dengan menggunakan check list observasi terstruktur yang isinya berdasarkan spektrum SMK program keahlian TKR dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Jombang dan di DU/DI beberapa bengkel otomotif yang tersebar dikota malang. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi keahlian produktif TKR SMK Negeri 3 Jombang dengan kompetensi yang diperoleh siswa pada waktu prakerin di DU/DI dari 19 SK yang ada pada spektrum SMK mata pelajaran produktif TKR untuk kesesuaian kompetensi keahlian TKR berdasarkan data dari daftar check list yang diberikan ke guru presentasenya diperoleh 100% siswa diatas 50% pihak DU/DI diatas 50% jadi tingkat kesesuaian kompetensi keahlian produktif TKR sudah sesuai hanya saja untuk beberapa SK harus lebih dimaksimalkan dalam pemberian teori dan praktik di sekolah. Saran kepada peneliti lain dalam penelitian ini belum diketahui secara signifikan penyebab lemahnya beberapa kompetensi keahlian yang ada di SMK maupun di DU/DI menurut pernyataan siswa. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang faktor-faktor lemahnya beberapa kompetensi keahlian tersebut guna meningkatkan mutu lulusan dari SMK untuk berdaya saing dengan dunia kerja yang semakin ketat