Skripsi
Penerapan kurikulum berbasis karakter dalam pengembangan soft skill siswa SMK / Ady Purnomo Setyo Pribadi
Abstrak
Kata kunci soft skill kurikulumberbasiskarakter Berdasarkanhasilobservasisementara yang dilakukanolehpenelitimenunjukkanbahwakebanyakanlulusan SMK saatiniketikabekerja di perusahaandalamjenjangkarirmerekarelatiftidakbisacepatnaik halinidikarenakanlulusan SMK dinilaibelummemilikisoft skill yang baikdanjugabelummemilikikebiasaankaraktersesuaibidangpekerjaannya.Untukituperluadanyapembentukankarakterprofesionalitaspadadirisetiapsiswa SMK.Dalam hal ini penerapan kurikulum berbasis karaktertampaknya dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif guna mengembangkan soft skill dan membentuk karakter siswa SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdan penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Kepanjenpada program keahlian Teknik Otomotif pada mata pelajaran produktif. Prosedur pengumpulan datadalampenelitianinimeliputiwawancara studidokumentasidanobservasi. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwakurikulumberbasiskarakter yang diterapkan di SMK Negeri 1 Kepanjen program keahlianTeknik OtomotifadalahpengembanganKurikulum Tingkat SatuanPendidikan yang bermuatankarakter di dalamnya. Tujuandaripenerapankurikuluminiadalahmembentukkaraktersiswasesuaidenganbidangpekerjaannyadankarakterterhadapsoft skill yang dimiliki.Dalampenyusunan kurikulumdisusunberdasarkankompetensi-kompetensihasilrumusanantarapihaksekolahdenganpihakindustri yang menghasilkan18 pendidikankarakterdasar yangkemudiandikembangkandalambentuksilabusdan RPP. Silabusdan RPP yang telahdisusunditerapkandalam proses pembelajaran di kelas. Dalamevaluasipembelajaran penilaian yang digunakanberupasertifikasiskillmenggunakansistem go and no godenganbentukskor 0 dan 100. Soft skill yang dikembangkanberpedomanpadaseven habits yang berasaldaribukuseven habits of highly effective peoplekaranganSthepen R Covey ditambahdengan 1 problem solving. Dalampelaksanaanyafaktor yang mendukungadalah input siswa yang memangsudahterseleksisebelumnya kerjasama yang mendukungantarapihaksekolahdenganpihakindustri danadanyaLBB yang disediakanuntuk men-training guru-guru Otomotif.Faktor yang menghambatadalahbelumsemua guru memahamidanmelaksanakankurikulumberbasiskarakter pelaksanaannyamasihdalamlingkuppembelajaranproduktif Kurangnyasaranaprasarana yang memadai khususnyauntukpembelajaranpraktik belumsemua guru bisadijadikanpermodelandalampembentukankarakteruntuksiswa dankurangnyapemantauankaraktersiswa.