Skripsi
Studi tentang lukisan karya Wahyu Nugroho periode wanita / Agung Prabowo
Abstrak
Prabowo Agung. 2013. Studi Tentang Karya Lukis Wahyu Nugroho Periode Wanita. Skripsi Program Studi Pendidikan Seni Rupa Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Lilik Indrawati M.Pd (2) Drs. Eko Budi Winarno Kata Kunci Kritik Holistik Faktor Genetik Faktor Objektif dan Faktor Afektif Seni merupakan salah satu unsur kebudayaan dan selalu mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Pandangan manusia yang dinamis dalam hal konsep proses dan karya yang dihasilkan mendasari perkembangan ini. Wahyu Nugroho seniman asal Pasuruan pun mengalami perkembangan tersebut. Berawal dari lukisan periode dhemit dan beranjak ke periode wanita. Perubahan itu benar-benar terasa baik dari segi teknik gaya komposisi maupun tema yang dalam istilah lain dia sebut walik grembyang (berubah total). Perubahan ini muncul akibat kejenuhan dengan gaya lukisan yang dia tekuni selama 17 tahun. Pada edisi walik grembyang (2007-2009) terdapat periode wanita di dalamnya yang jumlah karyanya terbatas tidak seperti periode sebelumnya. Sosok wanita pada karya tersebut sebagian besar dilukiskan telanjang dan misterius. Dari hal itulah peneliti terdorong untuk melakukan penelitian pada karya Wahyu Nugroho periode wanita. Dari semua karya lukis periode wanita peneliti hanya menjaring data untuk tiga karya yang dirasa cukup menggelisahkan peneliti dalam mengkaji karya tersebut. Karya tersebut berjudul Istirahat Sejenak Sebuah Penantian dan Gemulai . Rancangan penelitian yang mengacu pada jenis penelitian deskriptif kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kritik holistik karena melalui metode ini dapat diungkapkan nilai-nilai dari sebuah karya seni dengan mensintesakan informasi dari informasi genetik objektif dan afektif. Dengan demikian rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan kritik holistik dianggap cocok untuk mendeskripsikan nilai-nilai dari karya seni lukis Wahyu Nugroho. Wahyu Nugroho adalah sosok seniman yang peka terhadap situasi sehingga lukisan Wahyu Nugroho banyak terpengaruh oleh segala sesuatu yang ada disekitar dirinya. Peristiwa yang dianggap mengesankan menurut Wahyu Nugroho selalu menjadi topik yang akan diangkat pada lukisannya khususnya yang berkaitan dengan kondisi psikologis orang-orang di lingkungannya. Dari hal ini maka muncul banyak nilai-nilai kehidupan antara lain nilai-nilai keagamaan nilai-nilai kejasmanian nilai-nilai sosial dan nilai-nilai lainnya. Dari penelitian yang bersifat terbatas atas dasar studi ini diharapkan mahasiswa jurusan Seni dan Desain terutama Program Studi Pendidikan Seni Rupa mampu melengkapi data pada penelitian berikutnya peneliti dapat menjadikan stimulus untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan periode wanita dan seniman mampu menjadikan sebuah evaluasi untuk berkarya kedepannya agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.