Tugas Akhir
Rancang bangun regulator tegangan untuk eksitasi pada generatot sinkron 3 fasa penguat luar / Febri Andriawan
Abstrak
Kata Kunci Regulator Tegangan Eksitasi Generator sinkron 3 fasa. Eksitasi generator adalah sistem pasokan listrik DC sebagai penguatan pada generator sinkron atau sebagai pembangkit medan magnet sehingga suatu generator dapat menghasilkan energi listrik dengan besar tegangan keluaran generator tergantung pada besarnya arus eksitasinya. Tegangan yang konstan pada terminal generator merupakan suatu besaran penting yang harus dipertahankan untuk menghasilkan supply daya yang diharapkan. Untuk itu diperlukan peralatan kontrol yang digunakan untuk mengatur besaran masukan guna mencapai titik keseimbangan. sekarang ini masih banyak yang menggunakan kendali konvensional dengan cara memutar autotrafo. Seperti kita ketahui bahwa pengaturan dengan autotrafo terdapat berbagai macam kelemahan. Pembuatan tugas akhir ini bertujuan untuk membuat sebuah inovasi baru terhadap pengaturan tegangan eksitasi Generator sinkron 3 fasa dengan sistem pengaturan yang mudah dan sederhana. Pengaturan yang digunakan menggunakan metode PWM yang dipicukan pada Thyristor atau SCR. Thyristor atau SCR merupakan komponen elektronika yang terdiri dari bahan semi- konduktor yang dapat mengalirkan arus positif baik dari sumber arus searah maupun dari sumber arus bolak balik. Penggunaan Thyristor atau SCR sangat luas karena dapat mengendalikan arus listrik yang cukup besar dan dipergunakan langsung untuk jaringan arus bolak-balik (AC). Penggunaan SCR pada saat ini adalah untuk switching daya listrik yang besar dan mengendalikan pengaturan kemagnitan generator sinkron 3 fasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen (Research Methode). Obyek penelitian adalah dengan pengendalian tegangan eksitasi generator sinkron 3 fasa . Dari analisis dan pengujian yang telah diperoleh pengaturan tegangan eksitasi generator sinkron 3 fasa dilakukan dengan cara mengubah besar putaran potensio pada alat sehingga duty cycle yang dipicukan pada SCR berubah dan membuat tegangan keluaran menjadi dapat dikendalikan besarnya. Perubahan PWM waktu nyala (on) dan waktu mati (off) yang diterapkan pada rancang bangun regulator tegangan untuk eksitasi generator sinkron 3 fasa membuat tegangan keluaran dapat dikendalikan dari 0VAC s/d 223 VAC dan tegangan 0VAC-216VAC untuk generator saat diberi beban lampu 15W. Untuk beban 5 W tegangan keluaran generator dapat diatur 0-223VAC. Pada beban 75W tegangan keluaran generator 0-221VAC.