Skripsi
Pengembangan bahan ajar matematika berbasis mind mapping pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 7 Malang / Hario Wisnu Dwi Buono Putro
Abstrak
Wisnu D.B.P Hario. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Mind Mapping Pada Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Kelas VIII SMP Negeri 7 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika. Jurusan Matematika. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Indriati Nurul Hidayah S.Pd M.Si. Kata Kunci Bahan ajar Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Mind Mapping. Peningkatan kualitas pendidikan dapat dicapai dengan menciptakan terobosan dalam bidang pembelajaran salah satunya adalah dengan menciptakan bahan ajar. Berdasarkan pengamatan peneliti saat PPL di SMP Negeri 7 Malang didapatkan informasi bahwa tidak sedikit siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya pemahaman siswa tentang materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan tidak tepatnya penyajian bahan ajar yang digunakan. Oleh karena itu peneliti bermaksud mengembangkan bahan ajar berbasis Mind Mapping pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Bahan ajar berbasis Mind Mapping adalah bahan ajar yang mengajak siswa dalam memahami konsep dan proses yang disusun dengan menggunakan teknik Mind Mapping. Tujuan dari penelitian ini ini adalah memahami proses pengembangan bahan ajar berbasis Mind Mapping serta memahami bentuk bahan ajar berbasis Mind Mapping siswa SMP pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Pengembangan bahan ajar ini memodifikasi model pengembangan Plomp yang terdiri atas (1) tahap investigasi awal (2) tahap produksi (desain dan realisasi) dan (3) tahap tes evaluasi dan revisi. Uji coba yang dilakukan peneliti adalah uji kevalidan yang dilakukan oleh satu orang dosen dan dua orang guru matematika sedangkan uji kepraktisan dan uji keefektifan dilakukan oleh 6 orang siswa sebagai subjek uji coba dengan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan analisis pengembangan didapatkan hasil yaitu (1) skor kevalidan sebesar 4 11 dengan kriteria kevalidan valid (2) skor kepraktisan 4 15 dengan tingkat kepraktisan tinggi dan (3) skor keefektifan 86 21. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan valid praktis dan efektif. Walaupun demikian sebagai penyempurnaan bahan ajar peneliti tetap melakukan revisi berdasarkan saran dan catatan yang diberikan oleh dosen guru dan siswa.