Tugas Akhir
Efektivitas pengelolaan keuangan daerah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2009-2011 / Fibra Yohano Putra
Abstrak
Putra Fibra Yohano. 2013. Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah dalam Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2009 ndash 2011. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Triadi Agung Sudarto S.E. M.Si. Ak. Kata Kunci Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Analisis Rasio Keuangan Daerah Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah. Peningkatan penerimaan daerah di era otonomi daerah membuat faktor efektivitas pengelolaan keuangan daerah semakin penting. APBD sebagai salah satu kebijakan anggaran pemerintah daerah dapat dipergunakan sebagai dasar penilaian terhadap tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Salah satu cara untuk menganalisis tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah yaitu dengan melakukan beberapa analisis rasio keuangan terhadap APBD yang telah ditetapkan. Untuk mengetahui tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah diperlukan analisis rasio pada APBD Kabupaten Tulungagung yang diantaranya rasio kemandirian keuangan daerah rasio efektivitas PAD rasio efektivitas pajak daerah dan derajat kontribusi BUMD. Analisis ini akan berguna sebagai tolok ukur dalam menilai kemandirian keuangan daerah dalam penyelenggaraan otonomi daerah mengukur efektivitas pengelolaan keuangan daerah dalam merealisasikan pendapatan daerah. Hasil penulisan ini adalah tingkat kemandirian daerah Kabupaten Tulungagung masih tergolong sangat rendah dan ketergantungan Pemerintah Daerah terhadap sumber pembiayaan ekstern masih sangat tinggi. Rasio efektivitas PAD Pemerintah Kabupaten Tulungagung secara umum dikatakan sangat efektif dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena telah melebihi angka 1 (satu) atau 100% dari target yang telah ditetapkan. Rasio Efektivitas Pajak Daerah Kabupaten Tulungagung dalam mengumpulkan pajak daerah juga termasuk dalam kategori baik dan sangat efektif. Derajat Kontribusi BUMD Kabupaten Tulungagung bila dibandingkan dengan pos-pos penerimaan PAD lainnya relatif masih sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap APBD dengan cara perhitungan rasio keuangan daerah maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas pengelolaan keuangan pada Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun 2009 ndash 2011 termasuk dalam kategori baik dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2009 ndash 2011 sedangkan saran yang diberikan kepada (1) Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung yaitu supaya lebih mengoptimalkan penerimaan daerah dari potensi pendapatannya yang telah tersedia terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD) (2) bagi penulis selanjutnya yaitu dalam melakukan penelitian lebih lanjut supaya tidak hanya terbatas pada Laporan Target dan Realisasi saja tetapi lebih dikembangkan dalam perolehan data yang disajikan pada Dinas-dinas Pemerintah yang lain.